back to top

IHSG Melesat 2,68% di Sesi I, Dua Saham Grup Bakrie Terbang!

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan sesi pertama Jumat (12/6/2026). IHSG melesat 157,52 poin atau 2,68% ke level 6.043,55, didorong aksi beli yang cukup agresif di sejumlah sektor unggulan.

Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak variatif dengan level tertinggi di 6.057 dan sempat menyentuh level terendah 5.886, setelah dibuka di posisi yang sama pada awal perdagangan pagi ini.

Penguatan IHSG ditopang oleh hampir seluruh indeks sektoral yang berada di zona hijau. Sektor basic industry menjadi pendorong utama dengan lonjakan 5,76%, disusul sektor energi yang naik 5,24% serta sektor industri yang menguat 4,34%.

Aktivitas perdagangan juga tercatat cukup ramai dengan volume mencapai 21,7 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,8 triliun. Sebanyak 610 saham menguat, sementara 101 saham melemah dan 100 saham stagnan.

Di jajaran saham unggulan, saham Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi top gainers LQ45 setelah melonjak 13,58% ke level Rp4.850. Disusul Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 13,57% ke Rp159 dan Darma Henwa Tbk (DEWA) yang menguat 12,24% ke Rp330.

Sementara itu, beberapa saham LQ45 masih mengalami tekanan. XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turun 1,92% ke Rp2.560, diikuti Indosat Tbk (ISAT) yang melemah 1,32% ke Rp1.870.

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Merah Tipis, Sektor Properti Anjlok 1,6%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dan akhirnya ditutup melemah tipis pada perdagangan sesi I, Selasa (28/7/2026). IHSG turun 2,626 poin atau 0,04%

GMFI Dapat Restu Hapus Defisit USD512,9 Juta

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan kuasi reorganisasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)

CRSN Cetak Kinerja Positif di Semester I, Laba dan Pendapatan Kompak Tumbuh

PT Carsurin Tbk (IDX: CRSN) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp5,32 miliar pada semester I 2026, meningkat sekitar 4,1% dibandingkan Rp5,11 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

Populer 7 Hari

Berita Terbaru