back to top

Multi Bintang (MLBI) Umumkan Dividen Rp1,18T Setara Rp561 per Lembar

Emitentrust.com – PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) menetapkan pembagian dividen final tunai tahun buku 2025 sebesar Rp561 per saham atau total sekitar Rp1,182 triliun, berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 10 Juni 2026.

Dividen tersebut terdiri dari dividen interim sebesar Rp190 per saham atau sekitar Rp400,33 miliar, serta dividen tambahan sebesar Rp371 per saham atau sekitar Rp781,69 miliar yang akan dibagikan kepada pemegang saham.

Dividen tambahan akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Perseroan menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 19 Juni 2026, sedangkan ex dividen pada 22 Juni 2026.

Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 23 Juni 2026 dan ex dividen pada 24 Juni 2026. Adapun pembayaran dividen dijadwalkan pada 10 Juli 2026.

Selain keputusan dividen, RUPST MLBI juga menyetujui perubahan susunan manajemen perseroan. Pemegang saham menerima pengunduran diri Uday Shankar Sinha dari jabatan Komisaris efektif per 31 Maret 2026.

Selanjutnya, RUPS mengangkat Thomas Hyke Jogchum Zandt sebagai Direktur Perseroan, serta Gagan Sawhnye dan Daaf Jacobus van Tilburg sebagai Komisaris baru.

Pada perdagangan hari ini saham MLBI stagnan ke level Rp6.000 per lembar

Artikel Terkait

RUPO WIKA Gagal Capai Kuorum, Usulan Tidak Disetujui

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) belum berhasil memperoleh persetujuan pemegang obligasi dalam Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 yang digelar pada 4 Juni 2026.

TIFA Bagikan Dividen Rp4 per Saham

PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp4 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

BRI (BBRI) Buyback Saham Rp500 Miliar, Mulai Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham senilai maksimal Rp500 miliar sebagai bagian dari kebijakan menjaga stabilitas pasar modal di tengah kondisi pasar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru