back to top

AMMN, DEWA dan BRPT Bersinar di Tengah Pelemahan IHSG

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (18/6/2026) di zona merah setelah terkoreksi 48,40 poin atau 0,78% ke level 6.172,34.

Pelemahan indeks terjadi seiring tekanan pada enam sektor yang mengimbangi penguatan lima sektor lainnya. Sektor infrastruktur menjadi pemberat terbesar dengan penurunan 1,96%, disusul sektor keuangan yang melemah 1,32% dan sektor kesehatan yang turun 1,07%.

Di sisi lain, sektor barang baku menjadi penopang utama pasar dengan kenaikan 2,49%. Selanjutnya sektor barang konsumen siklikal menguat 0,47% dan sektor transportasi naik 0,29%.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup aktif dengan volume transaksi mencapai 25,16 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp17,54 triliun. Sebanyak 258 saham menguat, 419 saham melemah, dan 137 saham stagnan.

Pada jajaran saham dengan kenaikan harga terbesar, PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melonjak Rp2.975 menjadi Rp25.675 per saham. Kemudian PT Raharja Energi Cepu Tbk (RLCO) naik Rp530 menjadi Rp3.980 per saham dan PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) menguat Rp440 menjadi Rp3.550 per saham.

Sebaliknya, saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun Rp725 menjadi Rp8.425 per saham. Disusul PT Metro Realty Tbk (MPRO) yang melemah Rp575 menjadi Rp7.300 per saham dan PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (KONI) yang turun Rp520 menjadi Rp2.980 per saham.

Untuk saham teraktif, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat frekuensi perdagangan tertinggi sebanyak 103.183 kali dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebanyak 63.667 kali senilai Rp1,06 triliun dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak 55.284 kali dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.

Di kelompok saham LQ45, tekanan terbesar datang dari saham telekomunikasi. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) menjadi top loser setelah anjlok 6,74%, diikuti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 6,08% dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang melemah 5,66%.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang mampu mencatatkan penguatan dipimpin PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang melesat 7,53%. Selanjutnya PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 6,70% dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 5,64%.

Artikel Terkait

OJK Resmi Umumkan Calon Direksi BEI 2026-2030, Efektif Setelah RUPST 29 Juni

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan daftar calon anggota Direksi PT Bursa Efek Indonesia untuk masa jabatan 2026-2030. Penetapan tersebut tertuang dalam surat OJK Nomor SR-10/D.04/2026 tertanggal 17 Juni 2026.

Siapkan Rp12,6T, Pengendali Baru MAPI Tetapkan Harga Tender Offer Rp1.550 per saham

Pengendali baru PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), Pacific Universal Investments Pte. Ltd., resmi meluncurkan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) dengan nilai maksimal

SRO dan OJK Perkuat Reformasi Transparansi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) pasar modal yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru