Emitentrust.com – PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp199,23 miliar atau Rp50 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp212,22 miliar. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) Perseroan mencapai sekitar 93,88% dari laba tahun berjalan.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 2,52 miliar saham atau 63,16% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Selain pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui penyisihan dana cadangan sebesar Rp150 juta. Sementara sisa laba sebesar Rp12,84 miliar ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung kebutuhan investasi dan modal kerja Perseroan.
Dalam agenda perubahan pengurus, pemegang saham menerima pengunduran diri Harjanto Tjitohardjojo dari jabatan Direktur Utama. Rapat kemudian mengangkat Jahja Anwar sebagai Direktur Utama serta Willy Halim Sugiardi sebagai Direktur, efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lie Roelly Makalis tetap menjabat sebagai Direktur.
RUPST juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, sekaligus menetapkan honorarium dan persyaratan penunjukannya dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit.
Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tidak dapat mengambil keputusan terkait perubahan Anggaran Dasar dan rencana penjaminan lebih dari 50% kekayaan bersih Perseroan karena kuorum kehadiran yang dipersyaratkan tidak terpenuhi.
Pada perdagangan hari ini Senin (22/6) saham CFIN turun 1,09 persen ke level Rp362 per lembar.


