back to top

PSKT Angkat Komut Baru, Jejaknya Dekat Patrick Walujo

Emitentrust.com – Saham PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/6/2026), bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Saham PSKT berakhir di level Rp196 per saham setelah sempat menyentuh harga tertinggi Rp202 pada perdagangan intraday.

Penguatan saham tersebut melanjutkan tren positif dalam sepekan terakhir di tengah langkah strategis Perseroan melakukan perombakan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris guna memperkuat transformasi bisnis yang tengah dijalankan.

Dalam RUPST yang berlangsung di Cityloog Hotel Tebet, Jakarta Selatan, pemegang saham menyetujui pengangkatan Albertus Indra Sasmita sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perseroan. Albertus merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti yang memiliki pengalaman di bidang keuangan dan investasi, termasuk pernah menjabat di CEO Office GoTo Group di bawah kepemimpinan Patrick Walujo.

Manajemen menilai pengalaman Albertus di sektor teknologi dan investasi diharapkan dapat menghadirkan perspektif baru dalam memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efektivitas pengawasan, serta mendukung implementasi strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan.

Di sisi operasional, Red Planet Indonesia terus menjalankan program transformasi melalui peremajaan aset dan digitalisasi jaringan Monoloog Hotels yang ditargetkan rampung hingga 2026. Program tersebut mencakup revitalisasi fasilitas hotel, modernisasi sistem teknologi informasi, peningkatan efisiensi operasional, serta renovasi sejumlah properti strategis seperti Monoloog Hotel Makassar, Pekanbaru, Surabaya, dan Hotel Pusako Bukittinggi.

Sepanjang 2025, Perseroan mengoperasikan tujuh hotel dengan merek Monoloog Hotels yang memiliki total 1.051 kamar. Monoloog Palembang menjadi hotel dengan tingkat okupansi tertinggi sebesar 73,13%, disusul Monoloog Jakarta Pasar Baru sebesar 63,18% dan Monoloog Solo sebesar 55,31%.

Dengan transformasi bisnis yang masih berlangsung, perubahan susunan Dewan Komisaris diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan serta mengawal pelaksanaan berbagai inisiatif strategis Perseroan guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Artikel Terkait

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Merdeka Battery Materials (MBMA) Tawarkan Obligasi Rp2,33T, Bunga 9-10,5%, Ini Jadwalnya

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) kembali menghimpun dana melalui pasar obligasi. Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap V Tahun 2026 senilai Rp2,336 triliun.

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru