back to top

Gudang Garam (GGRM) Guyur Dividen Rp1,54T, Ini Jadwal Cum Date

Emitentrust.com – PT Gudang Garam Tbk (GGRM) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1,54 triliun atau Rp800 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 23 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, total dividen yang dibagikan mencapai Rp1.539.270.400.000. Jumlah tersebut hampir setara dengan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sepanjang 2025 sebesar Rp1,556 triliun. Sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp61,39 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp62,57 triliun.

Adapun jadwal pembagian dividen dimulai dengan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 1 Juli 2026, ex dividen pada 2 Juli 2026, sedangkan cum dividen di pasar tunai jatuh pada 3 Juli 2026 dan ex dividen di pasar tunai pada 6 Juli 2026. Tanggal daftar pemegang saham (recording date) ditetapkan pada 3 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.

Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen kepada para pemegang saham pada 23 Juli 2026. Dengan harga penutupan saham GGRM di level Rp16.975 pada perdagangan Kamis (25/6), dividen Rp800 per saham tersebut mencerminkan dividend yield sekitar 4,71%.

Artikel Terkait

MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, BEI Ungkap Respons soal Rebalancing

Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan akan terus berkomunikasi dengan MSCI dan investor global menyusul hasil tinjauan tahunan indeks MSCI 2026. Dalam hasil review tersebut, status Indonesia sebagai bagian dari kelompok emerging market tetap dipertahankan.

Emas Antam Kamis ini naik Rp20.000 per Gram

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Kamis (13/8/2026) kembali mengalami kenaikan. Harga emas Antam naik Rp20.000 menjadi Rp2.700.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.680.000 per gram.

GOTO Dikeluarkan MSCI, CPIN Turun Kasta ke Small Cap

Morgan Stanley Capital International (MSCI) tetap mempertahankan Indonesia dalam kelompok negara emerging market setelah menyelesaikan tinjauan tahunan 2026 untuk indeks MSCI Frontier Emerging Markets.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru