back to top

Mitratel (MTEL) Perkuat Bisnis, Merger PST dan UMT Resmi Efektif

Emitentrust.com – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel resmi mengumumkan penggabungan usaha (merger) dengan PT Persada Sokka Tama (PST) dan PT Ultra Mandiri Telekomunikasi (UMT) telah efektif berlaku mulai 1 Juli 2026. Dalam aksi korporasi tersebut, Mitratel bertindak sebagai perusahaan penerima penggabungan usaha (surviving entity).

Manajemen Mitratel dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan efektivitas merger didasarkan pada persetujuan Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0032838.AH.01.10.Tahun 2026 serta surat penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Perseroan Nomor AHU-AH.01.09.0365315 tertanggal 1 Juli 2026.

Direktur Investasi Mitratel, Noorhayati Candrasuci, menjelaskan bahwa dengan diperolehnya persetujuan tersebut, PT Persada Sokka Tama dan PT Ultra Mandiri Telekomunikasi resmi berakhir demi hukum tanpa melalui proses likuidasi. Seluruh aktiva dan pasiva kedua perusahaan secara otomatis beralih kepada Mitratel sebagai entitas yang menerima penggabungan.

Selain aset dan kewajiban, Mitratel juga mengambil alih seluruh posisi, hak, serta kewajiban hukum PST dan UMT terhadap pihak ketiga. Seluruh hubungan hukum yang berkaitan dengan kegiatan usaha dan operasional kedua perusahaan kini menjadi tanggung jawab Mitratel.

Perseroan menegaskan penyampaian informasi material tersebut merupakan bagian dari kepatuhan terhadap ketentuan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 sebagaimana telah diubah melalui POJK Nomor 45 Tahun 2024, sekaligus menandai rampungnya proses restrukturisasi yang diharapkan dapat memperkuat efisiensi operasional dan konsolidasi bisnis Mitratel.

Artikel Terkait

Anabatic (ATIC) Rights Issue Rp500 per Lembar, Rasio 4:1, Ini Jadwalnya

PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) bersiap menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak 578.840.338 saham baru. Melalui aksi korporasi ini, Perseroan berpotensi menghimpun dana sebesar Rp289,42 miliar dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham.

IHSG Sesi I Melejit 1,7%! Semua Sektor Kompak Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli hingga akhir perdagangan sesi I, Kamis (2/7/2026). IHSG ditutup melonjak 97,051 poin atau 1,70% ke level 5.792,167, didorong aksi beli yang merata di seluruh sektor.

ANJT Tak Bagi Dividen, Rugi 2025 Ditutup Saldo Laba

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru