back to top

Grup Bakrie (BNBR) Tetapkan Rights Issue Rp53 per Lembar, Rasio 27:14

Emitentrust.com – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) resmi menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak 89.919.839.078 saham baru Seri E. Aksi korporasi ini berpotensi menghimpun dana hingga Rp4,77 triliun dengan harga pelaksanaan Rp53 per saham.

Jumlah saham baru tersebut mewakili 34,15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Setiap pemegang 27 saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 10 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh 14 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), di mana setiap satu HMETD dapat digunakan untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp53 per saham.

Dalam aksi korporasi ini, dua pemegang saham utama, yakni Port Fraser International Ltd dan Fountain City Investment Ltd, menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya. Seluruh HMETD milik kedua pemegang saham tersebut akan dialihkan kepada PT Bakrie Capital Indonesia (BCI), yang sekaligus bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer).

BCI berencana melaksanakan sebanyak 40,08 miliar HMETD dengan nilai sekitar Rp2,12 triliun. Selain itu, apabila masih terdapat sisa saham yang tidak diambil pemegang HMETD lainnya, BCI juga berkomitmen menyerap hingga 49,84 miliar saham tambahan dengan nilai maksimal sekitar Rp2,64 triliun. Perseroan menyebut BCI telah memiliki bukti kecukupan dana yang didukung oleh beberapa perbankan, antara lain PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, serta China Citic Bank International Limited.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, cum-right di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 8 Juli 2026, sedangkan ex-right pada 9 Juli 2026. Untuk pasar tunai, cum-right jatuh pada 10 Juli 2026 dan ex-right pada 13 Juli 2026. Recording date ditetapkan pada 10 Juli 2026, distribusi HMETD pada 13 Juli 2026, serta perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung pada 14–27 Juli 2026. Adapun penjatahan pemesanan saham tambahan dijadwalkan pada 30 Juli 2026 dan pembayaran penuh oleh pembeli siaga dilakukan pada 31 Juli 2026.

Pada perdagangan hari ini Kamis (2/7) saham BNBR naik 16,6 persen di level Rp105.

Artikel Terkait

ESIP Restui Dividen, Investor Terima Rp0,50 per Saham pada 30 Juli 2026

PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) memutuskan membagikan dividen tunai total sebesar Rp1 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Karena Perseroan telah lebih dahulu membayarkan dividen interim sebesar Rp0,50 per saham pada November 2025, maka sisa dividen sebesar Rp0,50 per saham

Indosat (ISAT) Resmi Tinggalkan Status Pengendali di Infra Fiber Teknologi

PT Indosat Tbk (ISAT) resmi menuntaskan transaksi divestasi kepemilikan saham di PT Infra Fiber Teknologi (IFT) pada 30 Juni 2026. Melalui transaksi tersebut, Indosat bersama PT Aplikanusa Lintasarta melepaskan sahamnya kepada PT Nusantara Fiber Teknologi sebagai pembeli.

PBSA Bagi 55,95% Laba Jadi Dividen Setara Rp60 per Saham

PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp60 per saham atau dengan total nilai Rp179,09 miliar kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru