back to top

JELI Diserbu! IPO Oversubscribe 273,37 Kali

Emitentrust.com – PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman pemilik merek INACO, mencatatkan antusiasme investor yang sangat tinggi dalam penawaran umum perdana saham (IPO).

Pada masa penawaran umum, saham JELI mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 273,37 kali pada porsi pooling dengan partisipasi 606.892 Single Investor Identification (SID).

Dalam IPO tersebut, JELI menawarkan 266 juta saham baru atau sekitar 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum, dengan harga Rp900 per saham.

Melalui aksi korporasi ini, Perseroan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp239,4 miliar yang akan digunakan untuk ekspansi usaha, peningkatan kapasitas produksi, penguatan jaringan distribusi, serta memenuhi kebutuhan modal kerja.

CEO PT Sucor Sekuritas, Bernardus Wijaya, mengatakan pencapaian tersebut menjadi salah satu IPO paling diminati pada tahun ini, terlebih berlangsung di tengah kondisi pasar yang masih dibayangi ketidakpastian. Menurutnya, tingginya minat investor menunjukkan kepercayaan pasar terhadap emiten yang memiliki fundamental kuat dan prospek bisnis yang menjanjikan.

“Sebagai penjamin pelaksana emisi efek tunggal, kami mengapresiasi kepercayaan investor terhadap IPO JELI. Oversubscribe 273,37 kali dengan lebih dari 606 ribu investor menjadi pencapaian yang sangat istimewa dan menunjukkan optimisme terhadap prospek Perseroan,” ujar Bernardus.

Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S. Lukman, menyampaikan bahwa tingginya animo investor merupakan amanah yang harus dijaga melalui kinerja yang konsisten dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Menurutnya, status sebagai perusahaan terbuka akan mendorong peningkatan tata kelola perusahaan, memperkuat fundamental, memperluas pasar, serta meningkatkan kapasitas produksi.

Keberhasilan IPO JELI juga mencerminkan optimisme investor terhadap prospek industri makanan dan minuman nasional yang terus bertumbuh. Berbekal pengalaman lebih dari tiga dekade, portofolio produk yang kuat, dan jaringan distribusi yang luas, Perseroan optimistis mampu memperkuat posisinya baik di pasar domestik maupun internasional.

Saham JELI dijadwalkan mulai tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2026 dengan kode saham JELI.

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru