back to top

WIRG Ungkap Tiga Pemilik Manfaat Akhir, Publik Kuasai 92,74%

Emitentrust.com – PT WIR Asia Tbk (WIRG) melaporkan komposisi kepemilikan saham per akhir Juni 2026 dengan porsi free float tetap sebesar 92,74% atau setara 11.071.739.084 saham. Perseroan juga menegaskan Daniel Surya Wirjatmo, Michel Budi Wirjatmo, dan Philip Cahyono masih tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owners/UBO) melalui PT WIR Global Kreatif.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/7), jumlah saham tercatat WIRG tetap sebanyak 11.938.622.394 saham. Tidak terdapat perubahan pada komposisi free float maupun struktur kepemilikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Dalam laporan tersebut, saham yang dimiliki pihak pengendali tercatat sebanyak 477.563.310 saham, sedangkan kepemilikan Direksi dan Dewan Komisaris hanya 670.000 saham. Sementara itu, saham yang dimiliki pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% mencapai 11.687.462.394 saham, sehingga menghasilkan tingkat free float sebesar 92,74%.

Perseroan juga mengungkapkan bahwa Daniel Surya Wirjatmo, Michel Budi Wirjatmo, dan Philip Cahyono tetap menjadi pemilik manfaat akhir WIR Asia melalui PT WIR Global Kreatif. Tidak terdapat perubahan terhadap struktur pengendalian maupun pemilik manfaat akhir selama periode pelaporan Juni 2026.

Di sisi basis investor, jumlah pemegang saham berbasis Single Investor Identification (SID) tercatat sebanyak 50.846 SID, turun 1.009 SID dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 51.855 SID. Selain itu, WIR Asia melaporkan tidak memiliki saham treasuri maupun saham yang belum tercatat di Bursa.

Pada perdagangan hari ini Selasa (7/7) saham WIRG turun 1,8 persen di level Rp52.

Artikel Terkait

WINR Masuk Bisnis Internet, Akuisisi 60% Saham Laxo Global Akses

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memperluas lini usahanya dengan mengakuisisi 60% saham PT Laxo Global Akses, perusahaan penyedia layanan Internet Service Provider (ISP)

Dua Emiten Baru BACH dan EMMI Listing Besok, Mari Intip Kinerjanya

Dua emiten baru, yakni PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), akan resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/7/2026).

MEJA Endapkan Sisa Dana IPO Rp9,4M di BCA

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) telah merealisasikan penggunaan Rp35,95 miliar atau 79,12% dari total dana bersih hasil penawaran umum perdana saham (IPO). Perseroan masih menyisakan dana IPO sebesar Rp9,49 miliar yang ditempatkan di PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru