Emitentrust.com – PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 30 Juni 2026. Perseroan telah menggunakan Rp91,07 miliar untuk modal kerja, sementara Rp114,09 miliar dana IPO masih tersimpan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Direktur Utama PMUI, Agus Susanto, dalam keterbukaan informasi pada Selasa (7/7), menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh pernyataan efektif IPO pada 10 Juli 2025 dengan total dana yang dihimpun sebesar Rp208,8 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp3,63 miliar, hasil bersih IPO yang diterima Perseroan mencapai Rp205,16 miliar.
Hingga akhir Juni 2026, Perseroan telah merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp91,07 miliar, seluruhnya dialokasikan untuk modal kerja sesuai dengan rencana penggunaan dana yang tercantum dalam prospektus.
Sementara itu, sisa dana IPO sebesar Rp114,09 miliar ditempatkan pada rekening tabungan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan tingkat bunga 6,50% per tahun.
Sebagai informasi, PMUI resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli 2025 dengan melepas 1,16 miliar saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Saham Perseroan ditawarkan pada harga Rp180 per saham, sehingga berhasil menghimpun dana sebesar Rp208,8 miliar dari aksi korporasi tersebut.


