back to top

DRMA Beber Free Float Terbaru, TP Rachmat Sebagai Pemilik Manfaat Akhir

Emitentrust.com – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) melaporkan porsi saham free float perseroan mengalami sedikit penurunan menjadi 18,69% per akhir Juni 2026, dari 18,84% pada bulan sebelumnya.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat sebanyak 879,42 juta saham dari total 4,71 miliar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam laporan yang disampaikan pada Rabu (8/7), perseroan juga menyebut bahwa T.P. Rachmat tetap menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) PT Dharma Polimetal Tbk melalui kelompok pengendali perseroan.

Di sisi struktur kepemilikan, PT Dharma Inti Anugerah masih menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 2,24 miliar saham atau 47,6%. Sementara itu, PT Triputra Investindo menguasai 666,5 juta saham atau 14,16% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Laporan juga mencatat adanya perubahan kepemilikan saham pada jajaran komisaris. Hadi Kasim menambah kepemilikan menjadi 188,86 juta saham atau 4,01%, dari sebelumnya 188,66 juta saham. Sementara Noel Aelyo Laras Kusuma meningkatkan kepemilikannya menjadi 77,35 juta saham atau 1,64%, dari sebelumnya 70,45 juta saham atau 1,50%.

Di sisi lain, jumlah pemegang saham DRMA tercatat menurun menjadi 4.508 SID pada akhir Juni 2026 dibandingkan 4.527 SID pada bulan sebelumnya. Perseroan menegaskan seluruh penyusunan laporan telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pelaporan registrasi pemegang efek.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Terkapar! Hanya Sektor Kesehatan yang Bertahan Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (8/7/2026). IHSG merosot 107,41 poin atau 1,89% ke level 5.873,37, seiring tekanan jual yang melanda hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

TAEL Two Partners Hengkang dari SKBM, Lepas Saham Rp83,21M Harga Diskon

TAEL Two Partners Ltd. resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Sekar Bumi Tbk (SKBM). Pemegang saham yang sebelumnya menguasai 32,06% saham perseroan itu menjual sebanyak 554.706.046 saham

Pefindo Kantongi Mandat Obligasi Rp50,81T, Optimistis Penerbitan Makin Kencang

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah mengantongi mandat pemeringkatan surat utang korporasi senilai Rp50,81 triliun hingga 30 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp28 triliun

Populer 7 Hari

Berita Terbaru