back to top

WINR Sebut Caplok 8,5% Saham Penyedia Layanan Internet Rp776,5 Juta

Emitentrust.com – PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memperluas portofolio bisnisnya dengan mengakuisisi 8,5% saham perusahaan penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) PT Laxo Global Akses. Nilai transaksi pembelian saham tersebut mencapai Rp776,5 juta.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi dilakukan pada 3 Juli 2026 melalui pembelian sebanyak 17 lembar saham milik Maya Dwi Cahyarini. Jumlah tersebut setara dengan 8,5% dari total 200 lembar saham yang telah diterbitkan PT Laxo Global Akses.

Setelah transaksi rampung, komposisi pemegang saham PT Laxo Global Akses berubah menjadi Adrianus Bayu Widya S sebesar 57,5%, Shirley Susilawati sebesar 34%, dan PT Winner Nusantara Jaya Tbk sebesar 8,5%. Pengalihan saham tersebut telah dituangkan dalam Akta Jual Beli Saham Nomor 02 dan disahkan melalui Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Laxo Global Akses pada 3 Juli 2026.

Manajemen WINR menilai investasi pada perusahaan ISP tersebut akan memperkuat sinergi bisnis properti yang dikembangkan perseroan. Dengan memiliki kepemilikan pada penyedia layanan internet, WINR dapat menawarkan paket hunian yang terintegrasi dengan layanan konektivitas atau smart connectivity, sehingga meningkatkan daya saing proyek-proyek properti yang dikembangkan.

Selain memperkuat nilai tambah produk, langkah ini juga diharapkan mendukung strategi perseroan dalam membangun sumber pendapatan berulang (recurring income). Di sisi lain, PT Laxo Global Akses yang saat ini telah beroperasi di sekitar 30 kota besar di Indonesia menargetkan ekspansi ke lebih banyak wilayah. Perusahaan tersebut telah melayani lebih dari 100 pelanggan korporasi, sejumlah instansi pemerintah, serta lebih dari 10.000 pelanggan ritel.

Perseroan menegaskan transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi material sebagaimana diatur dalam ketentuan pasar modal.

Artikel Terkait

Buyback INTP Belum Tuntas, 231 Juta Saham Masih Mengendap

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melaporkan hingga 30 Juni 2026 masih memiliki 231.878.600 saham treasuri yang belum dialihkan kembali kepada publik.

MTFN Pastikan Tak Ada Kegiatan Eksplorasi pada Juli 2026

PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) melaporkan tidak terdapat aktivitas eksplorasi pada seluruh wilayah kerja anak usahanya selama periode pelaporan Juli 2026.

DRMA Beber Free Float Terbaru, TP Rachmat Sebagai Pemilik Manfaat Akhir

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) melaporkan porsi saham free float perseroan mengalami sedikit penurunan menjadi 18,69% per akhir Juni 2026, dari 18,84% pada bulan sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru