back to top

AMMN Rogoh US$2,84 Juta, Percepat Pencarian Cadangan Baru

Emitentrust.com – PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) melaporkan aktivitas eksplorasi terbaru yang dilakukan melalui anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), untuk periode Juli 2026. Total biaya eksplorasi yang dikeluarkan mencapai sekitar US$2,84 juta.

Berdasarkan laporan eksplorasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7) disebutkan, mayoritas anggaran eksplorasi dialokasikan untuk Blok II – Elang sebesar US$2.780.958,02.

Di area ini, AMNT menjalankan pengeboran inti menggunakan tiga unit rig, analisis sampel inti, serta pemetaan geologi di kawasan Gerbang Timur dan Elang Timurlaut.

Hingga periode pelaporan, di Prospek Elang telah dilakukan pengeboran sumber daya pada empat lubang dengan total kedalaman 2.735,8 meter. Sementara di Gerbang Timur, pengeboran eksplorasi mencakup tiga lubang sepanjang 875,1 meter, sedangkan di Sebu Timur telah diselesaikan dua lubang dengan total 1.295,2 meter. Sebanyak 1.897 sampel inti bor dan 55 sampel batuan telah dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.

Di Blok I – Batu Hijau (Katala), AMNT mengeluarkan biaya eksplorasi sebesar US$44.383,24. Kegiatan difokuskan pada pengeboran eksplorasi menggunakan satu rig, dengan satu lubang bor yang masih berlangsung hingga kedalaman 275,7 meter. Perseroan berencana melanjutkan pengeboran di Katala dengan target tiga lubang sepanjang 2.400 meter, serta memulai pengeboran di Prospek Nangka Barat sebanyak dua lubang dengan target 1.200 meter.

Sementara itu, di Blok III – Rinti, AMNT mengalokasikan biaya sebesar US$10.115,55 untuk pengeboran satu lubang eksplorasi sedalam 25 meter dan analisis sampel. Sebanyak 94 sampel inti serta 18 sampel batuan telah dikirim ke laboratorium. Adapun Blok IV – Lampui tidak mencatatkan aktivitas eksplorasi selama periode pelaporan dan hanya dilakukan evaluasi atas hasil eksplorasi sebelumnya.

Artikel Terkait

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Pengendali BMSR Lepas Habis 59,11% Saham Harga Diskon, Ada Apa?

Chance Stand Finance Limited selaku pengendali melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) melalui transaksi yang dilakukan pada 9 Juli 2026.

Grup Sinarmas (GEMS) Ungkap Progres Eksplorasi Terbaru

PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) melaporkan aktivitas eksplorasi untuk periode Juli 2026 dengan total biaya mencapai sekitar Rp2,98 miliar, yang difokuskan pada dua wilayah tambang milik anak usaha Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru