back to top

SQMI Ungkap Aktivitas Eksplorasi Tambang Berhenti di Triwulan II 2026

Emitentrust.com – PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) menyampaikan bahwa tidak melakukan kegiatan eksplorasi selama periode April hingga Juni 2026.

Dalam laporan aktivitas eksplorasi pertambangan untuk Triwulan II 2026 yang disampaikan ke kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) SQMI menyebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E mengenai Kewajiban Penyampaian Informasi kepada publik dan pemegang saham.

Sekretaris Perusahaan PT Wilton Makmur Indonesia Tbk, Mohammad Noor Syahriel, mengatakan laporan eksplorasi telah disampaikan kepada BEI sesuai ketentuan yang berlaku.

” Meski tidak ada aktivitas eksplorasi pada Triwulan II 2026, perseroan mengingatkan bahwa sejumlah prospek tambang di wilayah operasional Sukabumi, Jawa Barat, sebelumnya telah menyelesaikan tahapan eksplorasi,’ tulis Mohammad Noor Syahriel pada Sabtu (11/7).

Dijelaskan Enam prospek yang telah rampung dieksplorasi meliputi Cikadu (CKD), Sekolah (SEK), Cibatu (CBT), Pasir Manggu (PSM), Cibak (CBK), dan Cipancar (CPR).

Seluruh hasil eksplorasi tersebut telah dimuat dalam Independent Qualified Person Report (IQPR) edisi September 2018 yang disusun secara independen oleh SRK Consulting China Ltd.

Area operasi PT Wilton Makmur Indonesia Tbk dan entitas anak berada di Desa Ciemas, Desa Mekarjaya, dan Desa Cihaur, yang mencakup Kecamatan Ciemas dan Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam laporan resminya, perseroan menegaskan bahwa selama Triwulan II 2026 tidak terdapat kegiatan eksplorasi baru yang dilakukan di wilayah operasional perusahaan.

Artikel Terkait

SCMA Sebut Free Float Bertahan 10,54%, EMTK Kuasai 74,42% Saham

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) melaporkan struktur kepemilikan saham per akhir Juni 2026 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam keterbukaan informasi tersebut, perseroan mengungkapkan bahwa Eddy K. Sariaatmadja tetap

Kapitalisasi Pasar BEI Naik Jadi Rp10.340T dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) bertambah Rp53 triliun dalam sepekan menjadi Rp10.340 triliun pada penutupan perdagangan periode 6–10 Juli 2026, seiring penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

ZATA Catat Laba dan Pendapatan Melonjak di Kuartal I-2026

PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp8,02 miliar pada kuartal I-2026, melonjak 33,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,00 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru