Emitentrust.com – – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan menutup perdagangan sesi pertama, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG naik 33,768 poin atau 0,55% ke level 6.141,977 setelah sempat bergerak fluktuatif pada awal perdagangan.
Penguatan indeks pada sesi pertama terutama ditopang oleh sektor keuangan yang tampil paling perkasa. Indeks sektor keuangan melonjak 1,64%, menjadi kontributor utama kenaikan IHSG.
Selain sektor keuangan, penguatan juga terjadi pada sektor infrastruktur yang naik 0,19%, sektor properti dan real estat sebesar 0,16%, serta sektor barang konsumen non-primer yang menguat tipis 0,07%.
Di sisi lain, mayoritas sektor justru berada di zona merah. Sektor barang baku mencatat pelemahan terdalam sebesar 0,79%, disusul sektor teknologi yang turun 0,49%, sektor perindustrian melemah 0,43%, dan sektor kesehatan yang turun 0,37%.
Tekanan juga terjadi pada sektor energi yang melemah 0,30%, sektor transportasi dan logistik yang turun 0,09%, serta sektor barang konsumen primer yang terkoreksi tipis 0,06%.
Aktivitas perdagangan hingga akhir sesi pertama mencatat volume transaksi sebesar 15,75 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp7,23 triliun. Sebanyak 320 saham ditutup menguat, 275 saham melemah, dan 192 saham bergerak stagnan.
Di jajaran saham LQ45, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi pemimpin penguatan setelah naik 4,74%. Disusul PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang menguat 4,55% dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang naik 4,10%.
Sementara itu, daftar top losers LQ45 dipimpin oleh PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang turun 2,55%. Posisi berikutnya ditempati PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang melemah 1,58% dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang terkoreksi 1,50%.


