back to top

BBSS Tertekan di Semester I, Rugi Bengkak dan Pendapatan Drop 11,3%

Emitentrust.com – PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) membukukan rugi bersih sebesar Rp626,91 juta pada semester I-2026, meningkat 0,69% dibandingkan rugi bersih Rp622,60 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Di saat yang sama, pendapatan perseroan turun 11,37% menjadi Rp303,33 juta dari sebelumnya Rp342,22 juta.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, penurunan pendapatan terjadi seiring masih terbatasnya aktivitas usaha. Di sisi lain, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp38,33 juta dari Rp48,33 juta pada semester I-2025 atau turun sekitar 20,69%.

Meski beban pokok menurun, laba bruto tetap terkoreksi 9,83% menjadi Rp265,00 juta dibandingkan Rp293,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, rugi sebelum pajak meningkat menjadi Rp596,57 juta dari Rp588,37 juta, atau naik sekitar 1,39% secara tahunan. Kenaikan rugi sebelum pajak tersebut turut mendorong rugi periode berjalan meningkat menjadi Rp626,91 juta.

Dari sisi neraca, jumlah liabilitas perseroan turun menjadi Rp3,47 miliar per 30 Juni 2026 dari Rp3,62 miliar pada 31 Desember 2025. Sementara total aset tercatat Rp248,94 miliar, turun tipis dibandingkan Rp249,71 miliar pada akhir 2025.

Artikel Terkait

Akhiri Reli 9 Hari, IHSG Ditutup Terkoreksi Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menghentikan reli selama sembilan hari berturut-turut setelah ditutup melemah tipis pada perdagangan Rabu (22/7/2026). IHSG terkoreksi 5,82 poin atau 0,09% ke level 6.334,47, meski mayoritas sektor masih

XLSMART (EXCL) Menang Spektrum Baru, 4G dan 5G Makin Ngebut!

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz tahun 2026 oleh Kementerian

BEI Layangkan Surat ke Yulie Sekuritas Indonesia (YULE) Terkait Ini

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan melalui surat Nomor S-08768/BEI.PP3/07-2026 tertanggal 21 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru