back to top

FIRE Ungkap Hasil Terbaru Eksplorasi Juni 2026

Emitentrust.com – PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) melaporkan perkembangan kegiatan eksplorasi anak usahanya, PT Alfara Delta Persada, untuk periode Juni 2026. Perseroan menyampaikan bahwa pada periode tersebut tidak terdapat kegiatan eksplorasi baru maupun anggaran eksplorasi, seiring telah rampungnya seluruh program pengeboran yang direncanakan sebelumnya.

Dalam laporan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (20/7) FIRE menyebut kegiatan di area tambang yang berlokasi di Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, lebih difokuskan pada pemantauan dan evaluasi kondisi geologi selama aktivitas penambangan berlangsung.

Perseroan menjelaskan, tim teknis melakukan pengukuran kedudukan lapisan batubara (strike dan dip), survei posisi titik pengamatan, serta penyusunan profil geologi di sejumlah lokasi, khususnya di Blok M. Seluruh hasil pengamatan tersebut kemudian direkonsiliasi dengan model geologi yang telah disusun sebelumnya guna memastikan kesesuaian kondisi aktual di lapangan.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari pengendalian kualitas data geologi dan akan menjadi dasar pembaruan model geologi apabila ditemukan perubahan atau informasi baru selama kegiatan penambangan berlangsung.

Dari sisi anggaran, PT Alfara Delta Persada tidak mengeluarkan biaya eksplorasi sepanjang Juni 2026. Perseroan menjelaskan bahwa seluruh kegiatan eksplorasi infill batubara di Blok M telah selesai pada Agustus 2024, sedangkan eksplorasi lanjutan di Blok N telah rampung pada Januari 2026.

Hingga akhir periode pelaporan, perusahaan juga belum merencanakan pelaksanaan eksplorasi lanjutan. Oleh karena itu, tidak terdapat alokasi dana eksplorasi pada Juni 2026.

Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa kegiatan pemantauan geologi tetap dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi lapangan tetap sesuai dengan model geologi yang digunakan sebagai acuan operasional penambangan.

Laporan eksplorasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban kepada Bursa Efek Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Artikel Terkait

Dirut Emiten TP Rachmat (TAPG) Mulai Jual Saham di Harga Rp1.580

Presiden Direktur PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), George Oetomo, mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di emiten sawit milik TP Rachmat melalui transaksi penjualan yang dilakukan pada 17 Juli 2026.

FORU Siapkan Rights Issue Rp27,1T, Ubah Arah Bisnis ke Tambang

PT Fortune Indonesia Tbk. (FORU) berencana melakukan transformasi bisnis besar-besaran melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I), atau rights issue, perubahan kegiatan usaha, serta transaksi material dan afiliasi.

BEI Ingatkan COCO-R Hanya Diperdagangkan Sampai 21 Juli 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengingatkan investor bahwa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO) dengan kode COCO-R akan segera berakhir masa perdagangannya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru