back to top

WIKA Beton (WTON) Cetak Penjualan Rp1,48T, Laba Tumbuh 9,1% di Semester I

Emitentrust.com – PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) membukukan laba bersih sebesar Rp4,74 miliar pada semester I-2026, meningkat 9,14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,34 miliar. Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kinerja operasional yang tetap terjaga di tengah upaya pemulihan bisnis dan percepatan pelaksanaan proyek-proyek strategis.

WTON juga mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,48 triliun hingga akhir Juni 2026. Kinerja tersebut didorong oleh sejumlah langkah strategis, antara lain divestasi aset nonproduktif, optimalisasi sistem digital berbasis Enterprise Resource Planning (ERP), serta penguatan tata kelola perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, likuiditas, dan daya saing.

Dari sisi keuangan, kondisi fundamental Perseroan menunjukkan perbaikan. Current ratio tercatat sebesar 130,95%, mencerminkan likuiditas yang memadai. Sementara itu, Debt to Equity Ratio (DER) turun menjadi 71,52% dari 81,75% pada periode yang sama tahun lalu, menandakan struktur permodalan yang semakin sehat dan ketergantungan terhadap utang yang semakin rendah.

Kontribusi pendapatan WTON masih didominasi oleh segmen produk putar yang menyumbang 47,91% dari total pendapatan. Disusul produk non-putar sebesar 34,44%, segmen konstruksi sebesar 13,27%, dan jasa sebesar 4,37%.

Sekretaris Perusahaan WIKA Beton, Ignatius Harry, mengatakan kedisiplinan dalam pengelolaan operasional dan keuangan menjadi fondasi utama keberlanjutan bisnis Perseroan.

“Kestabilan operasional dan keuangan yang tercapai saat ini menunjukkan langkah WIKA Beton sudah cukup efektif. Fokus perusahaan saat ini adalah menjaga ritme tersebut demi mewujudkan penciptaan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujarnya Kamis (30/7).

Memasuki semester II-2026, WTON menyatakan akan terus mempercepat transformasi sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN. Perseroan akan fokus pada inovasi, peningkatan efisiensi, dan pengembangan bisnis berkelanjutan guna menciptakan nilai jangka panjang sekaligus memperkuat kinerja keuangan.

Pada perdagangan hari ini Kamis (30/7) saham WTON turun 1,3 persen di level Rp76.

Artikel Terkait

SPTO Raup Laba Rp94,2M, Tergerus 12,4% di Semester I-2026

PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp94,27 miliar pada semester I-2026, turun 12,40% dibandingkan Rp107,61 miliar

IHSG Sesi I Bangkit! INCO Melejit 5,6%, TPIA Paling Ramai Diperdagangkan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan sesi I, Kamis (30/7/2026). IHSG naik 56,57 poin atau 0,93% ke level 6.147,96, didorong aksi beli yang mengangkat mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEEF Semester I-2026 Tertekan! Laba Anjlok 69,7%, Penjualan Drop 31%

PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp22,31 miliar pada semester I-2026, turun 69,76% dibandingkan Rp73,77 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru