Emitentrust.com – PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) membukukan rugi bersih sebesar Rp5,60 miliar pada semester I-2026, berbalik dari laba bersih Rp46,90 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan turun 37,90% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp110,41 miliar, dibandingkan Rp177,79 miliar pada semester I-2025.
Melemahnya pendapatan berdampak signifikan terhadap profitabilitas. Laba kotor merosot 76,46% menjadi Rp18,07 miliar dari Rp76,77 miliar pada semester I-2025. Penurunan tersebut menyebabkan marjin laba kotor menyusut menjadi sekitar 16,4%, dibandingkan sekitar 43,2% pada periode yang sama tahun lalu.
Perseroan juga masih membukukan rugi usaha sebesar Rp6,93 miliar, berbalik dari laba usaha Rp48,87 miliar pada semester I-2025. Meski demikian, beban usaha berhasil ditekan 10,37% menjadi Rp25,00 miliar, dibandingkan Rp27,90 miliar pada tahun sebelumnya.
Pada pos pendapatan dan beban lain-lain, BESS mencatat pendapatan keuangan naik 126,25% menjadi Rp1,68 miliar, sedangkan beban keuangan turun 48,89% menjadi Rp637,56 juta. Perseroan juga memperoleh pendapatan despatch sebesar Rp1,75 miliar, meski sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset perseroan tercatat sebesar Rp692,07 miliar, turun 5,24% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp730,38 miliar.
Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan 24,68% menjadi Rp52,55 miliar, dari Rp69,77 miliar pada akhir 2025. Total ekuitas juga turun 3,19% menjadi Rp639,52 miliar, dibandingkan Rp660,61 miliar pada akhir tahun lalu, dipengaruhi rugi bersih semester berjalan serta pembagian dividen tunai sebesar Rp15 miliar.
Pada laporan arus kas, perseroan membukukan arus kas operasi negatif Rp18,57 miliar, berbalik dari arus kas operasi positif Rp80,37 miliar pada semester I-2025. Akibatnya, posisi kas dan setara kas pada akhir Juni 2026 turun menjadi Rp157,47 miliar, dibandingkan Rp184,79 miliar pada akhir Desember 2025.


