back to top

WIKA Gedung (WEGE) Boncos! Pendapatan Anjlok 55,4%, Berbalik Rugi Rp89,89M di Semester I

Emitentrust.com – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membukukan rugi bersih sebesar Rp89,89 miliar pada semester I 2026. Kinerja ini berbalik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mencatat laba bersih Rp400,19 juta, seiring penurunan tajam pendapatan dan menyusutnya laba bruto.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, pendapatan WEGE tercatat Rp404,85 miliar, turun 55,4% dibandingkan semester I 2025 sebesar Rp907,81 miliar.

Penurunan pendapatan tersebut menyebabkan laba bruto merosot 79,2% menjadi Rp22,41 miliar, dari sebelumnya Rp107,72 miliar. Di saat yang sama, beban usaha meningkat 11,6% menjadi Rp89,28 miliar dibandingkan Rp79,99 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, perseroan mencatat pendapatan lainnya naik 47,5% menjadi Rp46,55 miliar, sedangkan beban keuangan berhasil ditekan 55,8% menjadi Rp7,23 miliar dari Rp16,37 miliar. Sementara itu, beban lainnya melonjak 101% menjadi Rp65,07 miliar, dan beban pajak final turun 59,8% menjadi Rp9,42 miliar.

Kontribusi laba dari ventura bersama juga mengalami penurunan 25,4% menjadi Rp12,14 miliar, dibandingkan Rp16,27 miliar pada semester I 2025.

Alhasil, WEGE membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp89,89 miliar, berbalik dari laba sebelum pajak Rp400,19 juta pada periode yang sama tahun lalu. Rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp89,75 miliar, dibandingkan laba Rp456,42 juta pada semester I 2025. Rugi per saham dasar tercatat Rp9,38, dari sebelumnya laba per saham Rp0,05.

Dari sisi neraca, total aset WEGE per 30 Juni 2026 tercatat Rp3,73 triliun, turun 7,8% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp4,04 triliun. Penurunan tersebut dipicu oleh menyusutnya aset lancar sebesar 7,9% menjadi Rp2,76 triliun, sementara aset tidak lancar turun 7,7% menjadi Rp971,45 miliar.

Pos kas dan setara kas mengalami penurunan paling tajam, yakni 68,5% menjadi Rp123,28 miliar, dari Rp391,13 miliar pada akhir Desember 2025.

Di sisi liabilitas, total liabilitas turun 10,9% menjadi Rp1,85 triliun, terutama karena liabilitas jangka pendek berkurang 11,5% menjadi Rp1,53 triliun dan liabilitas jangka panjang turun 8,0% menjadi Rp311,46 miliar.

Sementara itu, total ekuitas perseroan menyusut 4,6% menjadi Rp1,88 triliun dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar Rp1,97 triliun, sejalan dengan rugi bersih yang dibukukan selama enam bulan pertama tahun ini.

Dari laporan arus kas, WEGE mencatat arus kas operasi negatif Rp195,79 miliar, namun lebih baik dibandingkan arus kas operasi negatif Rp615,17 miliar pada semester I 2025 atau membaik sekitar 68,2%. Aktivitas investasi menghasilkan arus kas negatif Rp51,23 miliar, berbalik dari arus kas positif Rp43,99 miliar pada periode sebelumnya. Sementara itu, arus kas pendanaan masih negatif Rp20,83 miliar, tetapi membaik 93,0% dibandingkan defisit Rp298,24 miliar pada semester I 2025.

Artikel Terkait

CHIP Bukukan Laba Rp4,36 Miliar, Naik 41,75% pada Semester I-2026

PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,36 miliar pada semester I-2026, meningkat 41,75% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan laba bersih sebesar Rp3,08 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

BESS Berbalik Rugi Rp5,6M pada Semester I-2026, Pendapatan Drop 37,9%

PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) membukukan rugi bersih sebesar Rp5,60 miliar pada semester I-2026, berbalik dari laba bersih Rp46,90 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

KIJA Rugi Rp6,4 Miliar di Semester I-2026, Manajemen Ungkap Penyebabnya

KIJA, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), llaba bersih, semester pertama 2026, naik, emiten properti

Populer 7 Hari

Berita Terbaru