Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan hingga akhir perdagangan sesi I, Selasa (4/8/2026). IHSG naik 35,66 poin atau 0,57% ke level 6.270,16, didorong penguatan mayoritas sektor serta sentimen positif dari dalam maupun luar negeri.
Penguatan IHSG ditopang oleh sembilan indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Sektor properti menjadi motor utama reli dengan lonjakan 3,68%, diikuti sektor transportasi yang naik 1,58%, serta sektor barang baku yang menguat 1,13%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 19,4 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp6,5 triliun. Sebanyak 381 saham menguat, 229 saham melemah, dan 178 saham ditutup stagnan, mencerminkan dominasi aksi beli di pasar.
Dari sisi pergerakan harga, MPRO menjadi saham dengan kenaikan nominal terbesar setelah melonjak Rp1.800 menjadi Rp12.900 per saham. Disusul DCII yang naik Rp725 ke Rp188.900, serta PANI yang menguat Rp400 menjadi Rp6.600 per saham.
Sebaliknya, ADES memimpin pelemahan nominal setelah turun Rp625 menjadi Rp30.375 per saham. Selanjutnya TCPI melemah Rp250 ke Rp4.160, sedangkan POLU terkoreksi Rp250 menjadi Rp12.050 per saham.
Dari sisi aktivitas perdagangan, PRDL menjadi saham teraktif dengan frekuensi 45.800 kali transaksi senilai Rp136 miliar. Posisi berikutnya ditempati BUVA sebanyak 37.473 kali transaksi senilai Rp212 miliar, disusul KOTA dengan 37.217 kali transaksi senilai Rp128 miliar.
Pada indeks LQ45, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memimpin daftar top gainers setelah melonjak 5,88% ke Rp2.880 per saham. Disusul PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang menguat 4,33% ke Rp5.425, serta PT Indika Energy Tbk (INDY) yang naik 3,42% ke Rp2.420 per saham.
Sementara itu, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi top loser LQ45 setelah terkoreksi 6,07% ke Rp1.780 per saham. Pelemahan juga dialami PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang turun 1,60% ke Rp615, serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang melemah 0,86% ke Rp460 per saham.


