back to top

Sempat Hijau, IHSG Turun Tipis di Sesi I

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan pada perdagangan sesi I, Senin (3/8/2026). Setelah sempat naik 15,031 poin atau 0,24% ke level 6.251,157 pada awal perdagangan, IHSG berbalik arah dan ditutup melemah tipis 1,833 poin atau 0,03% ke level 6.234,293.

Pelemahan indeks dipicu tekanan pada sejumlah sektor, dengan sektor teknologi menjadi pemberat utama setelah anjlok 1,33%. Pelemahan juga terjadi pada sektor kesehatan yang turun 0,88%, keuangan melemah 0,51%, perindustrian terkoreksi 0,11%, serta properti dan real estate turun tipis 0,05%.

Di sisi lain, penguatan masih terjadi pada enam sektor. Sektor barang konsumen non-primer memimpin kenaikan dengan lonjakan 1,93%, disusul barang konsumen primer yang naik 0,65%, barang baku menguat 0,57%, infrastruktur naik 0,47%, transportasi dan logistik bertambah 0,28%, serta energi menguat 0,19%.

Aktivitas perdagangan hingga akhir sesi I mencatat volume transaksi mencapai 22,10 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,69 triliun. Sebanyak 323 saham menguat, 294 saham melemah, dan 169 saham ditutup stagnan.

Dari sisi pergerakan harga, TKIM menjadi saham dengan kenaikan nominal terbesar setelah naik Rp575 menjadi Rp7.075 per saham. Disusul GGRM yang menguat Rp500 ke Rp19.500, serta UNIC yang naik Rp225 menjadi Rp15.625 per saham.

Sebaliknya, DCII memimpin pelemahan nominal setelah anjlok Rp8.325 menjadi Rp183.025 per saham. Selanjutnya ADES turun Rp1.150 ke Rp32.850, sedangkan SRAJ melemah Rp575 menjadi Rp11.475 per saham.

Dari sisi aktivitas perdagangan, KOTA menjadi saham teraktif dengan frekuensi 90.687 kali transaksi senilai Rp370 miliar. Posisi berikutnya ditempati IATA dengan 70.394 kali transaksi senilai Rp244 miliar, disusul MDIA sebanyak 37.900 kali transaksi senilai Rp192 miliar.

Pada indeks LQ45, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi top gainer setelah melesat 15,11%, diikuti PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang menguat 5,59%, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 3,66%.

Sementara itu, PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi top loser LQ45 setelah turun 7,22%, disusul PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang melemah 2,34%, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang terkoreksi 2,13%.

Artikel Terkait

TUGU Raup Laba Melonjak 76,8% di Semester I-2026, Bos Ungkap Pemicunya

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp480,29 miliar pada semester I-2026

LUCK Jadi Untung Rp2,5 Miliar di Semester I-2026

PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) berhasil membalikkan kinerja menjadi laba pada semester I-2026 dengan membukukan laba

Tower Bersama (TBIG) Mulai Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25T, Kupon hingga 8,25%

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) kembali menghimpun pendanaan dari pasar modal dengan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp952,19 miliar dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp302,16 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru