back to top

Direktur AKRA Beruntun Lepas Jutaan Saham Harga Pasar, Ada Apa?

Emitentrust.com – Direktur PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), Bambang Soetiono S., melakukan aksi divestasi dengan menjual sebanyak 2.740.800 saham perseroan dalam serangkaian transaksi pada 3–4 Agustus 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan pada 6 Agustus 2026, transaksi tersebut dilakukan secara tidak langsung (indirect ownership) dan seluruhnya bertujuan untuk divestasi.

Rincian transaksi meliputi:

3 Agustus 2026: penjualan 500.000 saham pada harga Rp1.440 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp720 juta.
4 Agustus 2026: penjualan 975.200 saham pada harga Rp1.450 per saham dengan nilai sekitar Rp1,41 miliar.
4 Agustus 2026: penjualan 941.200 saham pada harga Rp1.455 per saham dengan nilai sekitar Rp1,37 miliar.
4 Agustus 2026: penjualan 324.400 saham pada harga Rp1.440 per saham dengan nilai sekitar Rp467,14 juta.

Secara keseluruhan, nilai divestasi tersebut mencapai sekitar Rp3,97 miliar, tepatnya Rp3.964.946.000.

Pasca transaksi, kepemilikan saham Bambang Soetiono S. di AKR Corporindo berkurang dari 13,78 juta saham atau setara 0,069% menjadi 11,0392 juta saham atau sekitar 0,055% dari total saham yang ditempatkan dan disetor Perseroan.

Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa Bambang Soetiono S. bukan merupakan pemegang saham pengendali Perseroan. Transaksi dilakukan sebagai aksi divestasi dan tidak mengubah status pengendalian di PT AKR Corporindo Tbk.

Pada perdagangan Kamis (6/7) saham AKRA turun 1.04 persen persen ke level Rp1.430.

Artikel Terkait

Begini Strategi Bank Raya (AGRO) Dorong Circular Economy dan Transaksi Digital

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya), bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, kembali menghadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2 yang berlangsung pada 6–7 Agustus 2026 di Island Hall, Lantai Dasar Menara BRILiaN, Jakarta.

BEI Kembali Minta Penjelasan Emiten Haji Isam (JARR) Soal Transaksi CPO Duta Palma Group

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), emiten sawit milik pengusaha Haji Isam, memberikan penjelasan resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan klarifikasi terkait dugaan persoalan transaksi crude palm oil (CPO)

IHSG Berbalik Arah! Sempat Hijau Seharian, Ditutup Melemah ke Level 6.343

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan Kamis (6/8/2026). Setelah sempat bergerak di zona hijau sejak pembukaan hingga penutupan sesi I, IHSG akhirnya berbalik arah dan ditutup

Populer 7 Hari

Berita Terbaru