back to top

Win&Co Group (COCO) Bukukan Pertumbuhan Pendapatan di Kuartal II-2026

Emitentrust.com – PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group membukukan pertumbuhan kinerja operasional pada Kuartal II 2026, ditandai dengan meningkatnya pendapatan (revenue) menjadi Rp38,37 miliar, tumbuh 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp36,79 miliar.

Pencapaian tersebut mencerminkan keberlanjutan permintaan pasar terhadap portofolio produk Perseroan sekaligus menunjukkan efektivitas strategi penguatan bisnis yang terus dijalankan.

Kinerja positif pada kuartal kedua turut memperkuat pencapaian Perseroan sepanjang Semester I 2026, di mana pendapatan meningkat 11,8% menjadi Rp81,81 miliar dibandingkan Rp73,16 miliar pada Semester I 2025. Peningkatan tersebut didorong oleh semakin luasnya aktivitas distribusi, penguatan penetrasi produk di pasar domestik, serta pengembangan pasar ekspor yang menjadi bagian dari strategi diversifikasi sumber pertumbuhan Perseroan.

Selain mencatatkan pertumbuhan pendapatan, Win&Co Group juga terus menjaga kualitas profitabilitas operasional di tengah proses transformasi bisnis yang sedang berlangsung.

Pada Semester I 2026, Perseroan membukukan EBITDA sebesar negatif Rp10,54 miliar. Setelah dilakukan penyesuaian atas sejumlah beban non-recurring (one-off expenses), Adjusted EBITDA tercatat sebesar negatif Rp9,71 miliar.

Penyesuaian tersebut memberikan gambaran yang lebih representatif terhadap kinerja operasional inti Perseroan dan mencerminkan efektivitas berbagai inisiatif efisiensi serta transformasi yang telah dijalankan.

“Di tengah dinamika perekonomian dan volatilitas harga bahan baku, khususnya kakao, kami bersyukur dapat membukukan pertumbuhan pendapatan pada kuartal kedua 2026. Hasil ini menunjukkan bahwa transformasi yang kami jalankan selama lebih dari satu tahun terakhir kini mulai memberikan dampak terhadap kinerja Perseroan,” ujar Sugianto Soenario, Direktur Utama PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO) pada Senin (10/8).

Sejalan dengan penguatan fundamental bisnis, Perseroan juga telah merampungkan Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,28 triliun. Seluruh saham yang ditawarkan terserap sepenuhnya, dengan pemesanan saham tambahan yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 2,65 kali dari sisa saham yang tidak dilaksanakan oleh pemegang HMETD.

Tingginya minat investor tersebut mencerminkan kepercayaan terhadap strategi transformasi dan prospek
pertumbuhan jangka panjang Win&Co Group. Ke depan, Perseroan memfokuskan langkahnya pada sejumlah pilar strategis untuk menuntaskan transformasi menuju platform cokelat-ke-FMCG dengan jangkauan regional.

Sinergi bisnis dan portofolio produk dengan Bibica Corporation dan Momogi Group sesuai tahapan yang telah direncanakan, langkah yang membuka akses ke portofolio merek FMCG serta pasar konsumen Vietnam melalui jaringan Bibica. Kedua, memperkuat lini bisnis inti cokelat melalui merek Schoko, D’Lanier, dan Winfil. Ketiga, mengoptimalkan kapasitas pabrik baru serta melanjutkan inisiatif efisiensi operasional untuk mendukung pemulihan margin.

Dengan kinerja operasional yang terus membaik, dukungan investor yang telah teruji melalui keberhasilan rights issue, dan fundamental bisnis yang semakin kuat, Win&Co Group optimistis melangkah ke babak pertumbuhan berikutnya memperluas portofolio produk, memperkuat skala bisnis, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.

Artikel Terkait

PADI Gagal Kuorum, Dua Agenda Penting Tak Bisa Diputuskan

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang digelar pada 7 Agustus 2026 belum dapat mengambil keputusan atas dua agenda penting perseroan.

BEI Layangkan Surat ke Manajemen SOLA

Saham PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) masih berada di level Rp93 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham SOLA telah terkoreksi 7,9%, sedangkan sejak awal tahun atau year to date (YTD) ambles 26% dari posisi Rp128 per saham pada

IMPC Gandeng SKZ Jerman, Investasi Rp250M Bangun Pusat Pelatihan Polimer Bertaraf Dunia

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui pengembangan Impack Polymer Science Institute (IPSI). Perseroan menginvestasikan sekitar Rp250 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru