back to top

Aksi Jual Beruntun Pengendali ATLA Saat Harga Melonjak

Emitentrust.com – Aksi jual saham kembali dilakukan oleh Rudi R Sutantra, Dewan Komisaris sekaligus pemegang saham pengendali di PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) dalam dua kali transaksi pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

Dalam laporannya Senin 19/1), Rudi R Sutantra melepas sebanyak 10 juta saham ATLA melalui penjualan tidak langsung pada 5 Desember 2025. Transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp60 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai sekitar Rp600 juta.

Pasca transaksi ini, kepemilikannya turun dari 3,021 miliar saham (48,74%) menjadi 3,011 miliar saham (48,58%).

Tak berhenti di situ, aksi divestasi kembali dilakukan menjelang akhir tahun. Berdasarkan laporan kedua, Rudi kembali menjual 4.508.100 saham ATLA pada 24 Desember 2025, dengan harga transaksi Rp61 per saham.

Dari transaksi ini, Rudi meraup dana sekitar Rp274,99 juta. Kepemilikannya pun kembali berkurang dari 2,988 miliar saham (48,20%) menjadi 2,983 miliar saham, atau setara dengan 48,13% hak suara.

Secara total, dalam dua transaksi tersebut, Rudi R Sutantra telah melepas 14.508.100 saham ATLA dengan nilai gabungan sekitar Rp875 juta.

Meski melakukan penjualan saham secara bertahap, Rudi masih tercatat sebagai pemegang saham pengendali.

Pada perdagangan hari ini Senin (19/1) saham ATLA naik 3,08 persen ke level Rp67 per lembar. Dalam sepekan terakhir naik 3 persen dari harga Rp65 pada 13 Januari 2026. Dalam sebulan naik 6,35 persen dari harga Rp63 pada 19 Desember 2025.

Artikel Terkait

ADRO Jadwalkan Pembagian Dividen Tunai, Cum 27 April 2026

Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten tambang ini resmi membagikan dividen tunai sebesar USD197,5 juta untuk tahun buku 2025.

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru