back to top

ASLC Bidik Lonjakan Penjualan Mobil Bekas Jelang Mudik 2026

Emitentrust.com – Emiten perdagangan mobil bekas PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) memproyeksikan lonjakan permintaan mobil bekas menjelang musim Mudik Lebaran 2026.

Perseroan menilai tradisi mudik dan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran akan menjadi katalis utama penjualan. Secara historis, momentum musiman ini konsisten memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan.

ASLC yang memiliki lini bisnis lelang melalui JBA, penjualan ritel mobil bekas lewat Caroline.id, serta pegadaian kendaraan MotoGadai, telah memperkuat kesiapan stok kendaraan berkualitas di berbagai showroom Caroline.id. Langkah ini dilakukan agar konsumen memiliki lebih banyak pilihan unit siap pakai menjelang periode puncak permintaan.

Selain memperbanyak stok, perseroan juga mengoptimalkan platform digital dan jaringan online-to-offline yang terintegrasi. Manajemen memastikan setiap unit telah melalui inspeksi ketat, baik dari sisi mesin maupun kelengkapan dokumen, guna memberikan rasa aman bagi konsumen yang akan melakukan perjalanan jauh saat mudik.

Di sisi lain, unit bisnis lelang JBA turut bersiap menangkap momentum dengan memperkuat pasokan kendaraan dan memperluas akses lelang digital. Aktivitas lelang kendaraan biasanya meningkat menjelang Lebaran seiring kebutuhan dealer dan pelaku usaha untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar.

Presiden Direktur ASLC, Jany Candra, mengatakan mobil bekas tetap menjadi alternatif rasional di tengah daya beli yang cenderung selektif.

“Mobil bekas menawarkan harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru serta memberikan pilihan unit yang variatif sesuai kebutuhan konsumen,” ujarnya.

Melihat prospek tersebut, ASLC menargetkan pertumbuhan penjualan dobel digit sepanjang 2026. Optimisme ini ditopang ekspansi jaringan yang berkelanjutan, optimalisasi ekosistem omnichannel, serta strategi memanfaatkan momentum musiman seperti Lebaran.

Dari sisi kinerja, hingga kuartal III 2025 ASLC membukukan pendapatan tumbuh 15% secara tahunan menjadi Rp713 miliar, dengan laba bersih sebesar Rp33,9 miliar.

Manajemen menegaskan fokus perseroan tetap pada pertumbuhan berkelanjutan dan profitabilitas, melalui standar inspeksi ketat serta transparansi harga dan kondisi kendaraan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru