back to top

Balik Arah dari Tekanan, IHSG Tembus 8.000 di Sesi I

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan ditutup menguat pada akhir perdagangan sesi pertama awal pekan, Senin (9/2/2026), setelah sebelumnya berada di bawah tekanan.

IHSG tercatat naik 77,56 poin atau 0,98% ke level 8.012,82, menandai kembalinya minat beli pelaku pasar di tengah upaya pemulihan pasca koreksi tajam pekan lalu.

Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. IDX Sektor Barang Baku menjadi motor utama penguatan setelah melambung 3,83% hingga akhir sesi pertama.

Selanjutnya, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer melonjak 3,41%, IDX Sektor Energi menguat 2,56%, IDX Sektor Barang Konsumen Primer naik 1,36%, serta IDX Sektor Infrastruktur yang menguat 0,98%.

Penguatan juga terjadi pada IDX Sektor Perindustrian yang naik 0,79%, IDX Sektor Properti dan Real Estate menguat 0,46%, serta IDX Sektor Transportasi dan Logistik yang naik tipis 0,09%.

Di sisi lain, tekanan masih membayangi sejumlah sektor. IDX Sektor Keuangan menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,57%. Disusul IDX Sektor Kesehatan yang melemah 0,22%, serta IDX Sektor Teknologi yang turun 0,12%.

Dari sisi perdagangan, total volume transaksi di bursa mencapai 23,35 miliar saham dengan nilai transaksi Rp9,59 triliun. Sebanyak 423 saham menguat, 244 saham melemah, dan 152 saham stagnan, menunjukkan sentimen pasar yang cenderung positif.

Sejumlah saham mencatatkan lonjakan harga signifikan. Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp5.575 menjadi Rp90.850 per saham, Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) melonjak Rp1.600 menjadi Rp9.700, serta EMAS naik Rp750 menjadi Rp7.250 per saham.

Adapun saham yang mengalami tekanan antara lain MLPT yang turun Rp2.650 menjadi Rp33.250 per saham, SINI melemah Rp1.250 menjadi Rp11.375, serta POLU yang turun Rp750 menjadi Rp19.225 per saham.

Aktivitas perdagangan paling ramai tercatat pada Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan 78.278 kali transaksi senilai Rp897 miliar, disusul PADI sebanyak 51.622 kali transaksi senilai Rp170 miliar, dan TRUE dengan 44.032 kali transaksi senilai Rp135 miliar.

Pada kelompok saham unggulan LQ45, penguatan dipimpin oleh Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang melesat 7,18%, Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 6,53%, serta Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang menguat 6,50%.

Sementara itu, tekanan di LQ45 terjadi pada Indosat Tbk (ISAT) yang turun 2,33%, Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 1,95%, serta Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang juga turun 1,95%.

Artikel Terkait

IHSG Unjuk Gigi! Ditutup Menguat 1,22% ke Level 8.031

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan dan ditutup naik signifikan pada akhir perdagangan Senin (9/2/2026). IHSG tercatat menguat 96,61 poin atau 1,22% ke level 8.031,87,

Agoes Projosasmito Pegang Kendali, Free Float AMMN 18,69%

PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) kembali menegaskan kuatnya struktur pengendalian saham. Dalam Laporan Bulanan Pemegang Efek per 31 Januari 2026

Free Float SINI 24%, Tiga Sebagai UBO, Satunya Hapsoro

Emitentrust.com- PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) mencatat perubahan struktur...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru