back to top

Masuk Radar UMA, BEI Awasi Pergerakan Saham RISE, AGII, dan NZIA

EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan tengah mencermati pergerakan saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), PT Samator Indo Gas Tbk. (AGII), dan PT Nusantara Almazia Tbk. (NZIA) seiring terjadinya aktivitas pasar yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis pada Kamis (5/2/2026) menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Menurut BEI, informasi terakhir terkait perusahaan tercatat tersebut dipublikasikan pada 3 dan 4 Februari 2026 melalui situs resmi Bursa. Informasi tersebut mencakup laporan bulanan registrasi pemegang efek saham NZIA dan AGII, serta laporan serupa pada saham RISE. Selain itu, BEI mencatat adanya peningkatan harga saham di luar kebiasaan yang kemudian diikuti penurunan harga saham yang juga tidak wajar.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, BEI menyatakan saat ini tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham RISE, AGII, dan NZIA. Bursa mengimbau investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi dari BEI, serta mencermati kinerja fundamental dan keterbukaan informasi masing-masing emiten.

BEI juga mengingatkan investor agar mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat, khususnya apabila aksi korporasi tersebut belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“BEI menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi,” ujar Yulianto.

Artikel Terkait

DOID Siapkan Rp104M untuk Buyback Saham

PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana

INDY Terbitkan Utang USD100 Juta Buat Garap Tambang Emas di Sulsel

PT Indika Energy Tbk. (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior senilai USD100 juta dengan kupon tetap 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 2029.

FOOD Minta Restu! Lepas Kantor di Equity Tower Rp18M

PT Sentra Food Indonesia Tbk. berencana melakukan transaksi afiliasi sekaligus transaksi material senilai Rp18 miliar melalui entitas anak usahanya, PT Kemang Food Industries (KFI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru