back to top

Bank BJB (BJBR) Tebar Dividen Jumbo Rp900M! Ini Jadwal Cairnya

Emitentrust.com – Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp900 miliar atau Rp85,54 per saham untuk tahun buku 2025.

Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 28 April 2026. Perseroan juga melakukan koreksi atas keterbukaan informasi sebelumnya terkait aksi korporasi tersebut.

Berdasarkan jadwal yang dirilis, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 7 Mei 2026, sementara ex dividen pada 8 Mei 2026. Adapun tanggal pencatatan (recording date) ditetapkan pada 11 Mei 2026, dan pembayaran dividen akan dilakukan paling lambat pada 26 Mei 2026.

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp900,00 miliar, berasal dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,15 triliun sepanjang 2025.

Sementara itu, saldo laba ditahan yang belum dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp5,34 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp20,82 triliun.

Artikel Terkait

MTEL Cetak Kinerja Moncer di Semester I-2026, Ini Mesin Pertumbuhannya

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/IDX: MTEL) membukukan laba bersih sebesar Rp1,11 triliun pada semester I 2026, meningkat 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan naik 2,1% secara

HATM Tancap Gas! Laba Terbang 667% di Kuartal II 2026

Saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dibuka pada level Rp530 pada perdagangan Senin (3/8/2026). Pergerakan saham emiten pelayaran tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap kinerja fundamental perseroan yang mencatat lonjakan laba pada kuartal II 2026.

Emiten Hapsoro (BUVA) Gelar Rights Issue Rp1,54T, Pemilik Saham Bakal Terdilusi 20%

Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) emiten milik hapsoro berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp1,54 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru