Emitentrust.com – PT Bank Jago Tbk (ARTO) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 7 Mei 2026.
Dalam hasil RUPS yang disampaikan perseroan, mayoritas pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 untuk memperkuat modal dan membiayai kegiatan usaha perseroan.
PT Bank Jago Tbk menyisihkan laba bersih sebesar Rp36 miliar sebagai cadangan wajib. Sementara sisa laba bersih setelah cadangan sebesar Rp240,2 miliar diputuskan untuk digunakan mendukung ekspansi bisnis perseroan.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 87,94% saham dengan hak suara sah.
Selain keputusan dividen, RUPS juga menyetujui pengangkatan kembali sejumlah pengurus perseroan untuk periode 2026–2029. Jerry Ng kembali menjabat Komisaris Utama, sementara Arief Harris Tandjung kembali dipercaya sebagai Direktur Utama.
RUPS juga menyetujui pengangkatan Nicholas Tan Yanming sebagai Direktur baru Bank Jago dengan masa jabatan efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Di sisi lain, pemegang saham turut menyetujui penunjukan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (RJRR) sebagai auditor laporan keuangan tahun buku 2026 dengan nilai honorarium audit maksimal Rp3 miliar.
Tak hanya itu, perseroan juga memperoleh restu pemegang saham untuk melanjutkan program Management and Employee Stock Option Program (MESOP) 2023–2028 dan MESOP 2025–2030.
Dalam agenda lainnya, pemegang saham juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar perseroan guna menyesuaikan ketentuan tata kelola syariah sesuai regulasi terbaru OJK.


