back to top

IHSG Ditutup Merah! BMRI dan CUAN Rontok 8%

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Senin (11/5/2026). IHSG terkoreksi 63,77 poin atau 0,92% ke level 6.905,62.

Pelemahan IHSG terjadi seiring mayoritas indeks sektoral yang bergerak negatif. Dari 11 sektor yang diperdagangkan, hanya sektor infrastruktur yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan 1,52%.

Sementara itu, sektor transportasi menjadi indeks sektoral dengan pelemahan terdalam setelah turun 2,88%. Disusul sektor energi yang melemah 2,02% dan sektor keuangan yang terkoreksi 1,74%.

Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau cukup ramai. Total volume perdagangan mencapai 41,09 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp20,32 triliun. Sebanyak 251 saham menguat, 442 saham melemah, dan 125 saham stagnan.

Pada jajaran top gainers, saham PT Siantar Top Tbk (STTP) melesat Rp1.525 menjadi Rp11.225 per saham. Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) juga naik Rp1.500 menjadi Rp9.000 per saham, sementara saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menguat Rp650 menjadi Rp11.850 per saham.

Di sisi lain, saham PT Citra Borneo Utama Tbk (CTBN) turun Rp550 menjadi Rp5.150 per saham. Kemudian saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) melemah Rp520 menjadi Rp2.970 per saham, serta saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) turun Rp500 menjadi Rp22.800 per saham.

Untuk saham teraktif diperdagangkan, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) mencatat frekuensi transaksi sebanyak 199.969 kali dengan nilai Rp399 miliar. Disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebanyak 106.943 kali senilai Rp1,8 triliun, serta PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) sebanyak 10.460 kali dengan nilai transaksi Rp293 miliar.

Di jajaran top losers LQ45, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memimpin pelemahan dengan koreksi 8,21%, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang anjlok 8,04%, dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang turun 3,59%.

Sebaliknya, top gainers LQ45 dipimpin saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang melesat 11,06%, disusul PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 6,03%, serta PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat 3,86%.

Artikel Terkait

S&P Global Sorot WIKA Beton (WTON), Ada Apa?

Merespons dinamika pasar konstruksi yang kian mengedepankan kepatuhan terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), delegasi lembaga pemeringkat internasional S&P Global

Grup Lippo (LPCK) Klarifikasi Soal Hibah Lahan Rusun MBR Rp6T di Meikarta

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) emiten properti grup Lippo memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana hibah lahan yang sebelumnya disebut bernilai sekitar Rp6 triliun.

Quantum Clovera Investama (KREN) Gagal Gelar Buyback Saham, RUPSLB Tak Kuorum

PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Juni 2026. RUPST pemegang saham yang mewakili 11,25 miliar saham atau 61,81%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru