back to top

BCA Cetak Laba Tembus Rp14,7T di Kuartal I 2026

Emitsntrust.com -PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tetap menunjukkan ketangguhan di awal 2026. Hingga kuartal I-2026, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp14,7 triliun, mencerminkan kinerja solid di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

Pertumbuhan laba tersebut turut ditopang ekspansi kredit yang tetap positif. Total kredit BCA mencapai Rp994 triliun per Maret 2026, atau tumbuh 5,6% secara tahunan (year-on-year/YoY). Penyaluran kredit ini didukung oleh basis pendanaan yang kuat, tercermin dari dana murah atau CASA yang melonjak 11,2% YoY menjadi Rp1.089 triliun, dengan kontribusi dominan sebesar 85,2% terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Presiden Direktur Hendra Lembong mengungkapkan bahwa momentum Ramadan dan Idulfitri menjadi katalis utama pertumbuhan bisnis di awal tahun. Selain itu, program BCA Expoversary 2026 yang diperpanjang hingga 30 April turut mendorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah.

Dari sisi komposisi kredit, pertumbuhan terutama ditopang oleh kredit produktif yang mencapai Rp760,2 triliun atau naik 7,8% YoY. Sementara itu, pembiayaan berkelanjutan berbasis prinsip ESG tumbuh 10% YoY menjadi Rp258,4 triliun, setara 26% dari total portofolio kredit.

Segmen UMKM juga mencatatkan kinerja impresif dengan pertumbuhan kredit 12% YoY menjadi Rp146 triliun, menegaskan komitmen BCA dalam mendukung sektor riil. Di sisi lain, pembiayaan hijau (green financing) naik 7,7% YoY menjadi Rp113 triliun, didorong lonjakan pembiayaan energi baru dan terbarukan yang melesat 53,5% YoY.

Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) di level rendah 1,8% dan loan at risk (LAR) sebesar 5,1%. Rasio pencadangan juga solid, masing-masing 174,6% untuk NPL dan 69,7% untuk LAR.

Dari sisi pendanaan, total DPK BCA mencapai Rp1.292,4 triliun atau tumbuh 8,3% YoY, sejalan dengan penguatan layanan transaksi digital melalui aplikasi myBCA.

Tak hanya itu, BCA juga terus berinovasi melalui peluncuran berbagai fitur digital, termasuk layanan cabang di aplikasi serta platform bisnis terintegrasi Ocean by BCA untuk mendukung pelaku usaha. Perseroan bahkan mencetak sejarah sebagai bank pertama di Asia Tenggara yang meraih sertifikasi ISO Manajemen Kecerdasan Buatan (ISO 42001:2023).

Artikel Terkait

Semua Sektor Rontok! IHSG Ambruk Hampir 2% di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (24/7/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. IHSG merosot 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43

Pengendali FAPA Jual 5,31 Juta Saham, Raup Rp38,56 Miliar

Pemegang saham pengendali PT FAP Agri Tbk (FAPA), Prinsep Indo Hld, melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

ASMI Siapkan Buyback Saham Rp17,92 Miliar

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp17,92 miliar, termasuk biaya perantara

Populer 7 Hari

Berita Terbaru