back to top

BEI Bidik 10 Besar Dunia, Demutualisasi Jadi Senjata!

Emitentrust.com- Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik meyakini bahwa kebijakan demutualisasi akan mendorong BEI masuk peringkat 10 besar bursa di tingkat global dalam waktu 4-5 tahun ke depan.

Demutualisasi merupakan transformasi struktural pengubahan status dari organisasi berbasis keanggotaan (SRO/Anggota Bursa) menjadi perseroan terbatas (entitas berorientasi profit) yang dimiliki publik atau investor strategis.

“Saat ini dari seluruh bursa besar di dunia, mungkin salah satu yang belum demutualisasi adalah Bursa Efek Indonesia. Dengan kondisi kita saat ini, kita ada di posisi 20 besar, baik dalam kapitalisasi pasar maupun nilai transaksi harian,”ujar Jeffrey dalam acara Market Outlook 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa.

Melalui proses demutualisasi, Jeffrey meyakini bahwa BEI akan menjadi lebih modern, lebih lincah, serta akan menjadi lebih profesional ke depan.

“Dengan demutualisasi, tentu kita percaya bahwa bursa kita akan menjadi lebih modern, akan menjadi lebih lincah, dan tentu akan menjadi lebih profesional,” ujar Jeffrey.

Selain itu, demutualisasi juga akan membuka peluang lebih besar kepada seluruh pihak, termasuk existing shareholders dan seluruh stakeholders.

“Tentu, itu akan membuka peluang kepada seluruh pihak, tidak hanya Bursa sendiri tapi juga existing shareholders dan seluruh stakeholders, kita yakini itu akan membawa peluang lebih besar,” ujar Jeffrey.

Melalui proses demutualisasi, Jeffrey meyakini dapat mendorong BEI masuk peringkat 10 besar Bursa di tingkat global dalam waktu 4 sampai 5 tahun mendatang.

“Oleh karena itu, tentu dengan kebijakan demutualisasi yang dipertimbangkan dengan sangat baik, tujuan kita dalam waktu 4 hingga 5 tahun ke depan, kita bisa masuk ada di posisi 10 besar bursa dunia, itu bisa kita capai,”ujar Jeffrey.

Artikel Terkait

OJK Geledah Kantor Mirae Asset Sekuritas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Rabu (3/3/2026). Tindakan ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum atas dugaan tindak pidana di bidang pasar modal.

Free Float Tipis, Jery Borneo Putra Pemilik Akhir Saham CBUT

Porsi saham publik (free float) PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) tercatat sebesar 8,99% hingga akhir Februari 2026. Sementara itu, struktur pengendali masih kokoh dengan kepemilikan di atas 70%.

BCA Siapkan Uang Tunai Rp65,7T Selama Ramadhan & Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyiapkan uang tunai sebesar Rp65,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama periode Ramadhan dan Idulfitri 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru