back to top

Laba Eastparc Hotel (EAST) Tergerus 17% Jadi Rp28,8M di 2025

Emitenturst.com- PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) membukukan laba bersih Rp28,81 miliar sepanjang 2025, turun sekitar 17,0% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp34,72 miliar. Meski laba terkoreksi, perseroan tetap mencatat arus kas operasional yang solid dan posisi kas yang melonjak signifikan.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, pendapatan EAST tercatat sebesar Rp94,62 miliar, turun dari Rp102,93 miliar pada 2024. Penurunan top line turut menekan laba usaha menjadi Rp37,15 miliar dari sebelumnya Rp42,38 miliar.

Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp22,57 miliar dari Rp25,72 miliar, sehingga laba kotor tercatat Rp72,06 miliar. Namun, tekanan dari beban usaha dan beban keuangan membuat laba sebelum pajak menyusut menjadi Rp35,88 miliar dari Rp42,66 miliar.

Setelah dikurangi pajak kini dan tangguhan, laba tahun berjalan tercatat Rp28,81 miliar. Laba per saham (EPS) turun menjadi Rp6,98 dari sebelumnya Rp8,41.

Di tengah penurunan laba, EAST justru mencatat lonjakan kas yang signifikan. Kas dan setara kas akhir tahun 2025 mencapai Rp27,13 miliar, melonjak lebih dari tiga kali lipat dibanding posisi akhir 2024 sebesar Rp8,57 miliar.

Arus kas dari aktivitas operasi tetap kuat di level Rp39,07 miliar. Kenaikan kas terutama ditopang efisiensi pembayaran operasional serta strategi investasi yang selektif.

Total aset perseroan naik menjadi Rp507,55 miliar dari Rp487,16 miliar. Sementara total liabilitas meningkat menjadi Rp50,09 miliar, membuat struktur permodalan tetap relatif sehat dengan ekuitas Rp457,46 miliar.

Disisi lain Perseroan tetap membagikan dividen kas sebesar Rp32,19 miliar pada 2025, lebih rendah dibanding 2024 yang mencapai Rp35,90 miliar. Saldo laba belum ditentukan penggunaannya turun menjadi Rp7,88 miliar dari Rp11,41 miliar.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru