back to top

Grup Astra (UNTR) Umumkan Struktur Baru Energi Terbarukan

Emitentrust.com – Anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) kembali melakukan manuver strategis di lini energi terbarukan.

Melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN), UNTR merampungkan aksi pembelian sisa saham PT Uway Energi Perdana (UEP) dari entitas satu grup, yakni PT Forsa Tirta Uway (FTU), PT Forsa Tirta Gora (FTG), dan PT Hidup Besai Kemu (HBK).

Corporate Secretary UNTR, Ari Setiyawan, dalam keterangan tertulis Senin (2/3) mengungkapkan bahwa Perjanjian Jual Beli Saham telah diteken pada 26 Februari 2026. Dalam transaksi tersebut, FTU, FTG, dan HBK melepas seluruh kepemilikannya di UEP sebesar 1,1% dari total saham ditempatkan dan disetor kepada EPN dengan nilai Rp780 juta.

Meski nilainya terbilang kecil, langkah ini mempertegas konsolidasi penuh UEP ke dalam kendali EPN. Pasca transaksi efektif, EPN kini menggenggam 55.067 lembar saham Seri A dan 1 lembar saham Seri B di UEP.

Sebagai catatan, EPN sendiri merupakan anak usaha UNTR dengan kepemilikan 51%. Sementara FTU, FTG, dan HBK juga berada dalam lingkaran grup yang sama, sehingga aksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan dalam POJK 42/2020.

Ari menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal untuk menyelaraskan dan menyederhanakan portofolio bisnis pembangkitan listrik berbasis energi terbarukan.

Dengan rampungnya transaksi ini, UEP kini sepenuhnya berada di bawah koordinasi EPN—sinyal kuat bahwa UNTR kian serius merapikan dan memperkuat lini bisnis hijau dalam portofolionya.

Artikel Terkait

BCA (BBCA) Diborong Direksi Saat Turun, Sinyal Harga Mau Terbang?

Aksi pembelian saham oleh jajaran manajemen PT Bank Central Asia Tbk tengah menjadi sorotan pasar pada awal 2026. Di tengah volatilitas pasar

4 Saham Cum Dividen Pekan Depan, Ada Yield Tembus 12%!

Empat emiten papan atas hingga menengah di Bursa Efek Indonesia resmi memasuki periode cum dividen pada 20–23 April 2026.

BEI Kuliti Rights Issue Jumbo CBRE Rp1,9T

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) akhirnya angkat bicara setelah mendapat permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia terkait rencana aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru