back to top

BEI Cabut Status Pemantauan Khusus Saham KOPI, Ini Alasannya

Emitentrust.com – PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) resmi keluar dari daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam pengumuman Bursa Selasa (12/5) disbeutkan, status pemantauan khusus saham berkode KOPI dicabut dan Perseroan kembali tercatat di Papan Pengembangan. Perubahan tersebut mulai efektif berlaku pada 13 Mei 2026.

Sebelumnya, saham KOPI masuk dalam pemantauan khusus BEI akibat tidak memenuhi ketentuan terkait saham free float sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-A dan I-V.

BEI menjelaskan bahwa pencabutan status pemantauan khusus dilakukan karena Perseroan telah memenuhi persyaratan terkait kepemilikan saham publik, khususnya ketentuan jumlah saham free float minimal dan persentase saham beredar di publik.

Dengan keluarnya saham KOPI dari papan pemantauan khusus, hal ini menjadi sinyal positif bagi Perseroan karena status tersebut kerap menjadi perhatian investor dalam mencermati likuiditas dan kepatuhan emiten terhadap regulasi pasar modal.

Sebagai informasi, PT Mitra Energi Persada Tbk sebelumnya berada dalam kategori pemantauan khusus dengan kriteria nomor 6, yakni terkait ketidakmemenuhan ketentuan free float untuk dapat tetap tercatat di Bursa.

Pada perdagangan hari ini Saham KOPI turun 0,85 persen ke level Rp232. Dalam sepekan turun 3,33 persen. Dalam sebulan turun7,94 persen dari harga Rp252.

Sebagai informasi, PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) didirikan pada tanggal 24 Februari 1981, dengan nama PT Adwitiya Alembana sebagai perusahaan periklanan. Perusahaan ini berganti nama pada bulan Januari 2008 karena mengalihkan bisnisnya ke bidang perdagangan dan distribusi gas, pembangkit listrik, pertambangan batu bara, dan jasa terkait lainnya

Artikel Terkait

MSCI Coret GOTO, CPIN Turun Kelas, Mirae Ungkap Potensi Outflow Hingga Rp1T

Hasil MSCI August 2026 Index Review dinilai memberikan tekanan bagi pasar saham Indonesia. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan perubahan indeks tersebut dapat memicu arus dana keluar hingga Rp1 triliun,

GOTO Angkat Bicara soal Didepak MSCI, Sebut Bukan karena Kinerja

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka suara setelah MSCI mengeluarkan saham perseroan dari indeks sahamnya dalam tinjauan indeks Agustus 2026. GoTo menegaskan keputusan tersebut berkaitan dengan aspek teknis

Pengendali KDTN Lego 1 Juta Saham Harga Bawah

Pemegang saham pengendali PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), Putrasakti Mandiri, mengurangi kepemilikan sahamnya di perseroan sebanyak 1 juta saham melalui transaksi pada 11 Agustus 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru