back to top

BEI Minta Penjelasan Unilever (UNVR) Soal Isu Jual Buavita

Emitentrust.com – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akhirnya buka suara terkait kabar penjualan bisnis jus Buavita yang ramai beredar di publik.

Menanggapi permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), UNVR menegaskan bahwa hingga saat ini bisnis Buavita masih sepenuhnya dimiliki perusahaan.

“ Perseroan tidak pernah menandatangani perjanjian jual beli apapun terkait transaksi penjualan bisnis jus Buavita kepada pihak manapun,” tulis Mario Abdi Amrillah Sekretaris Perusahaan UNVR Senin (13/4).

Dengan demikian, berbagai spekulasi terkait calon pembeli, nilai transaksi, hingga skema penjualan ditegaskan belum relevan karena tidak ada transaksi yang sedang berlangsung,” jelas dia.

Perseroan juga memastikan bahwa, belum ada pihak pembeli yang ditetapkan dan Tidak ada hubungan afiliasi dengan pihak manapun terkait isu ini serta Belum ada timeline maupun skema transaksi yang disiapkan.

Manajemen menambahkan, apabila di masa mendatang terdapat langkah strategis terkait bisnis Buavita, maka informasi tersebut akan disampaikan sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.

Lebih lanjut, UNVR juga menegaskan bahwa tidak terdapat informasi material lain yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha maupun pergerakan harga saham perseroan hingga saat ini.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (SINI) Rights Issue Rp3,6T, PTRO Ikut Jadi Standby Buyer

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) berencana menghimpun dana hingga Rp3,61 triliun melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

CBRE Tunggu Lampu Hijau OJK

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) memastikan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue tetap berjalan sesuai jadwal dan kini memasuki tahap penelaahan dokumen oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

TRIN Raup Rp1,57M, Lepas 2,6 Juta Saham Treasuri di Pasar

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) melaporkan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru