back to top

Dirut Jaya Ancol (PJAA) Mundur

Emitentrust.com-:PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Emiten pengelola kawasan wisata Ancol ini mengumumkan pengunduran diri Direktur Utamanya.

Agung Praptono Corporate Secretary PJAA dalam keterangannya Senin (13/4) msmyampaikan bahwa
Perseroan mengungkapkan telah menerima surat pengunduran diri Winarto dari jabatannya sebagai Direktur Utama pada 13 April 2026.

Agung tidak menyebut alasan mundurnya Winarto dari kursi Direktur Utama.

“Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tegasnya.

Sebagai informasi PJAA akan.menggelar RUPS Tahunan pada 14 April 2026 Waktu : 13:30 di Candi Bentar, Putri Duyung Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara
RUPST meminta persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan tahun buku 2025, yang menjadi dasar evaluasi kinerja perseroan sepanjang tahun lalu.

RUPS juga akan membahas Penggunaan laba bersih 2025 termasuk pembagian dividen.

Penetapan tantiem untuk Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja tahun 2025 serta Penentuan gaji dan tunjangan manajemen untuk tahun 2026.

Agenda menarik lainnya adalah pembahasan penggunaan dana kompensasi atas lahan yang terdampak proyek Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono (Harbour Road II).

RUPS juga akan menentukan: Pengangkatan kembali atau perubahan Dewan Komisaris dan Pengangkatan kembali atau perubahan Direksi.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru