back to top

BEI Sanksi Puluhan Emiten Gegara Ini, DEWA, PTMP Kena SP1

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi administratif kepada puluhan emiten yang belum menyampaikan Laporan Keuangan Tengah Tahunan (LKTW) III 2025 per 30 September 2025 hingga batas waktu yang ditetapkan.

Dalam keterangannya, BEI menyebut mayoritas emiten tersebut dikenakan Sanksi Peringatan Tertulis III (SP3) disertai denda Rp150 juta karena keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Batas akhir penyampaian laporan ditetapkan pada 30 Desember 2025.

Sejumlah emiten yang tercatat terkena SP3 dan denda Rp150 juta antara lain BIKA, BOSS, CBMF, COWL, CPRI, DEAL, DUCK, ETWA, GAMA, GOLL, HKMU, HOME, HOTL, IPPE, JSKY, KAYU, KBRI, LCGP, LMAS, MABA, MAGP, MKNT, MTRA, NUSA, PLAS, PMMP, POLL, POOL, PURE, RIMO, SBAT, SIMA, SKYB, SRIL, SUGI, SWAT, TDPM, TECH, TELE, TOPS, TOYS, TRAM, TRIL, UNIT, hingga ZBRA.

Sementara itu, Darma Henwa Tbk (DEWA) dan Mitra Pack Tbk (PTMP) tercatat baru dikenai Sanksi Peringatan Tertulis I (SP1) tanpa denda, dengan batas waktu penyampaian laporan hingga 2 Januari 2026.

BEI menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan kewajiban utama emiten untuk melindungi kepentingan investor dan menjaga integritas pasar modal.

Emiten yang tidak segera memenuhi kewajiban pelaporan berpotensi dikenakan sanksi lanjutan, termasuk suspensi perdagangan saham.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru