back to top

INDY Dirikan Bisnis Sektor Penunjang Tambang

Emitentrust.com – PT Indika Energy Tbk (INDY) melaporkan pendirian anak perusahaan baru melalui dua entitas anak usahanya, yakni PT Energi Makmur Buana (EMB) dan PT Invi Mining Unggulan Nusantara (IMUN) pada 26 Januari 2026.

Adi Pramono Corporate Secretary dalam keterangannya Selasa (27/1) mengungkapkan bahwa Anak usaha baru tersebut bernama PT Bima Invi Sinergi Alami (BISA), yang berkedudukan di Jakarta Selatan.

Pendirian BISA dituangkan dalam Akta No. 22 tertanggal 26 Januari 2026 dan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia pada tanggal yang sama.

BISA akan bergerak di bidang aktivitas penunjang pertambangan, penyewaan kendaraan tanpa hak opsi, serta penyewaan alat konstruksi dengan operator.

Dalam struktur kepemilikan, IMUN menguasai 75% saham BISA senilai Rp750 juta, sementara EMB memiliki 25% saham atau senilai Rp250 juta, dengan total modal disetor sebesar Rp1 miliar. EMB dan IMUN sendiri merupakan anak perusahaan Indika Energy yang lebih dari 99% sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh perseroan.

Adi menegaskan bahwa pembentukan anak usaha ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.

” Namun, kehadiran BISA akan memperluas portofolio bisnis dan laporan keuangannya akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Indika Energy,” pungkas Adi.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru