back to top

BEI Telisik Transaksi Pihak Relasi Master Print (PTMR)

Emitentrust.com – Emiten percetakan, PT Master Print Tbk akhirnya buka suara setelah mendapat sorotan dari Bursa Efek Indonesia terkait pos uang muka pembelian persediaan kepada pihak berelasi yang tak berubah dalam laporan keuangan.

PT Master Print Tbk (PTMR) akhirnya buka suara setelah mendapat sorotan dari Bursa Efek Indonesia terkait pos uang muka pembelian persediaan kepada pihak berelasi yang tak berubah dalam laporan keuangan.

Melalui surat resmi pada Kamis (26/3), manajemen PTMR menjelaskan bahwa saldo uang muka tersebut memang belum mengalami perubahan hingga 30 September 2025. Hal ini bukan tanpa alasan tidak adanya transaksi tambahan maupun realisasi selama periode berjalan membuat angka tersebut tetap sama sejak periode sebelumnya.

PTMR menegaskan, dana tersebut masih terkait proyek yang sedang berjalan (ongoing project). Proses pengadaan yang belum rampung serta penyesuaian jadwal pengiriman dari pihak afiliasi menjadi penyebab utama barang belum diterima, sehingga belum bisa diakui sebagai persediaan.

Meski demikian, manajemen memastikan bahwa dana tersebut masih aman. “Saldo uang muka tetap valid, dapat dipulihkan, dan tidak terdapat indikasi penurunan nilai,” jelas manajemen dalam keterangannya.

Sorotan lain datang dari tidak adanya nomor perjanjian khusus dalam transaksi dengan pihak afiliasi tersebut. Namun, Perseroan menilai hal ini bukan masalah besar.

Menurut manajemen, transaksi dilakukan dalam hubungan bisnis berkelanjutan yang mengacu pada kesepakatan komersial umum. Setiap transaksi tetap didukung dokumen seperti purchase order, invoice, dan bukti pembayaran.

“Tidak adanya nomor perjanjian khusus tidak mengurangi substansi ekonomi maupun keabsahan transaksi,” tegas Perseroan.

Sebagai langkah mitigasi, Perseroan kini telah mengamankan perjanjian pengembalian dana dengan vendor. Dalam kesepakatan tersebut, pihak vendor wajib mengembalikan seluruh uang muka paling lambat 30 Juni 2026.

Artikel Terkait

IHSG Melemah, DPR, OJK dan Danantara Turun Tangan!

Ototritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama pimpinan DPR RI dan Danantara menegaskan optimisme terhadap prospek pasar modal Indonesia di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Link Net (LINK) Rugi Rp436,9M, Bengkak 23% di Kuartal I 2026

PT Link Net Tbk (LINK) mencatat rugi bersih sebesar Rp436,92 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 23,1% dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp354,93 miliar.

Emiten Hapsoro (RATU) Minta Restu Akuisisi SMS Development Limited

Emitentrust.com - PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) emiten...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru