back to top

BEI Umumkan RUPST 29 Juni, Siapa Nahkoda Baru Bursa 2026–2030?

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2026.

Selain agenda rutin perseroan, rapat tahun ini menjadi sorotan pelaku pasar karena bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris periode 2022–2026.

Dalam pengumuman yang disampaikan pada 29 Mei 2026, BEI menyebutkan bahwa pemanggilan resmi RUPST akan dilakukan pada 12 Juni 2026, sementara pemegang saham yang berhak menghadiri rapat adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 11 Juni 2026 pukul 17.00 WIB.

RUPS tahun ini diperkirakan menjadi momentum penting bagi industri pasar modal Indonesia karena salah satu agenda yang akan dibahas adalah pergantian jajaran direksi BEI untuk masa jabatan 2026–2030.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa seluruh kandidat direksi telah mengikuti proses penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) yang diselenggarakan oleh komite bentukan OJK.

Menurut Hasan, empat paket calon direksi yang diajukan telah dinyatakan memenuhi persyaratan administratif dan kriteria pencalonan sehingga berhak mengikuti tahapan seleksi lanjutan.

Meski demikian, OJK masih merahasiakan identitas resmi para kandidat untuk menjaga independensi dan objektivitas proses seleksi. OJK berencana mengumumkan nama-nama pengurus terpilih paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan RUPS pada 29 Juni 2026.

Di kalangan pelaku pasar, sejumlah nama telah mencuat sebagai kandidat kuat pengurus BEI periode mendatang. Empat paket calon yang beredar masing-masing dipimpin oleh Jeffrey Hendrik, Iding Pardi, Edwin Ridwan, dan Oki Ramadhana.

Paket Jeffrey antara lain berisi nama Irvan Susandy, R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R.M. Irwan, Abdul Munim, Atep Salyadi, dan Dariah Saputra. Sementara paket Iding beranggotakan Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, dan Andre Tjahjamuljo.

Adapun paket Edwin berisi Feb Sumandar, Gurasa Siagian, Suryadi, Freddy Hendradjaja, Aji Sudarmaji, serta Yohanes Arts Abimanyu. Sedangkan paket Oki terdiri atas Wuddy Warsono, Stephanus Turangan, Bernardus Sumarno, Poltak Hotradero, Syafrudin, dan Yoha Mulya.

Artikel Terkait

Soal PP SDA, Emiten Prajogo (CUAN): Kami Belum Terima Aturan Resminya

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) akhirnya buka suara setelah menerima permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pemberitaan mengenai rencana Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA)

Tiga Hari Bursa, Market Cap Naik Jadi Rp10.729T, Tapi Masih Net Sell

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat 0,88% menjadi Rp10.729 triliun pada penutupan perdagangan periode 25–29 Mei 2026, dibandingkan Rp10.635 triliun pada pekan sebelumnya.

MKNT Masih Boncos! Rugi Bengkak 218% di Kuartal I-2026

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) hingga kuartal I-2026 membukukan rugi bersih sebesar Rp1,75 miliar hingga 31 Maret 2026, atau meningkat 218,4% dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp550,89 juta.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru