back to top

Belum Dua Tahun, Dirut MDTV Media (NETV) Mundur, Kenapa?

Emitentrust.com – Emiten industri media, PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV), secara resmi mengumumkan pengunduran diri Lie Halim dari jabatannya sebagai Direktur Utama.

Corporate Secretary MDTV, Cecil Samantha Sasmita, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah menerima surat pengunduran diri tersebut pada tanggal yang sama. Langkah ini merujuk pada pemenuhan regulasi OJK No. 33/POJK.04/2014 mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

“Pada tanggal 20 Februari 2026, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Lie Halim selaku Direktur Utama Perseroan,” tulis manajemen Senin (23/2).

Meski terjadi perubahan di pucuk pimpinan, manajemen menegaskan bahwa peristiwa ini tidak memberikan dampak negatif terhadap stabilitas perusahaan dan tidak memengaruhi kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha (business continuity) MDTV secara hukum maupun operasional.

Sebagai langkah tindak lanjut, MDTV berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan permohonan pengunduran diri tersebut. Sesuai dengan aturan yang berlaku, rapat akan diselenggarakan paling lambat 90 hari setelah diterimanya surat pengunduran diri.

Sebagai informasi, Lie Halim diangkat sebagai Direktur Utama MDTV berdasarkan Akta tanggal 7 November 2024, menggantikan Manoj Punjabi yang berpindah posisi menjadi Komisaris Utama.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru