back to top

Besok Listing! Emiten Perdana 2026 Resmi Masuk BEI

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan emiten baru. PT BSA Logistics Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya pada Jumat (10/4), sekaligus menjadi emiten pertama yang melantai di BEI sepanjang 2026 dengan kode saham WBSA.

Dalam penawaran umum perdana saham (IPO), WBSA menetapkan harga di level Rp168 per saham, berada di kisaran atas dari rentang penawaran awal Rp150–Rp170 per saham.

Perusahaan sektor transportasi dan logistik ini melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dari aksi korporasi ini, WBSA berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp306 miliar.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi bisnis. Sekitar Rp215 miliar dialokasikan untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Bermuda Inovasi Logistik, sementara sisanya akan digunakan sebagai modal kerja guna memperkuat operasional dan layanan logistik multimoda.

Dalam proses IPO ini, dua perusahaan sekuritas yakni OCBC Sekuritas Indonesia dan Semesta Indovest Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin emisi.

Dari sisi kinerja, WBSA menunjukkan pertumbuhan yang agresif. Hingga 30 September 2025, perseroan membukukan pendapatan neto sebesar Rp1,54 triliun, naik signifikan dibandingkan Rp1,19 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba kotor tercatat Rp239,6 miliar, meningkat dari Rp170,5 miliar. Sementara itu, laba sebelum pajak melonjak tajam menjadi Rp34,63 miliar dari Rp6,43 miliar. Bahkan, laba bersih tercatat sebesar Rp24,39 miliar, melesat drastis dari hanya Rp1,54 miliar pada periode sebelumnya.

Artikel Terkait

BEI Tetapkan Harga Teoretis Saham Bonus MEGA Rp2.530 per Lembar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan harga teoretis saham bonus PT Bank Mega (MEGA) menyusul aksi korporasi pembagian saham bonus dengan rasio 1:1.

BEI Telisik Rencana Right Issue RMKO, Kenapa?

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) akhirnya buka suara terkait rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue,

Free Float GOTO 71%, 4 Sosok Ini Sebagai Pemilik Manfaat Akhir

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan penurunan free float menjadi 71,44% per Maret 2026, dari sebelumnya 76,93%. Meski masih menjadi salah satu emiten dengan porsi saham publik terbesar di Bursa,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru