back to top

BLUE Setujui Dividen Rp14,2M, Angkat Tiga Direksi Baru

Emitentrust.com – PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp14,21 miliar atau setara Rp34 per saham kepada pemegang saham. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Juni 2026.

Dalam rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 369,59 juta saham atau 88,42% dari total saham dengan hak suara, seluruh agenda memperoleh persetujuan bulat dari pemegang saham.

Perseroan menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 dengan mengalokasikan Rp100 juta sebagai dana cadangan sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp223,02 juta dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kegiatan usaha dan pengembangan bisnis Perseroan ke depan.

Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga menerima dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan serta Laporan Keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Johannes Juara & Rekan. RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Pada agenda lainnya, pemegang saham memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026.

Sedangkan Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), BLUE melakukan perubahan susunan pengurus dengan mengangkat tiga direktur baru yakni Hong Bo, Du Shangmeng, dan Wei Guihuan. Perseroan juga mengangkat Fang Qixue sebagai Komisaris.

RUPSLB turut menyetujui pengangkatan kembali Fadjar Tasrif sebagai Direktur untuk masa jabatan lima tahun mulai 18 Juni 2026 hingga 17 Juni 2031. Di saat yang sama, pemegang saham menerima pengunduran diri Siek Agung Guntoro dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan.

Dengan keputusan tersebut, susunan Direksi BLUE efektif per 18 Juni 2026 menjadi Herman Tansri sebagai Direktur Utama, Fadjar Tasrif, Hong Bo, Du Shangmeng, dan Wei Guihuan masing-masing sebagai Direktur.

Adapun susunan Dewan Komisaris terdiri dari Rudy Tasrif sebagai Komisaris Utama, Fang Qixue sebagai Komisaris, serta Noviyanti Indah Kardiman sebagai Komisaris.

Dalam agenda terakhir, pemegang saham juga menegaskan kembali komposisi kepemilikan saham Perseroan, di mana seluruh 418 juta saham atau 100% saham Perseroan tercatat dimiliki oleh masyarakat pasca transaksi crossing saham yang telah dilakukan.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Suntik Rp1,5T ke Arutmin, Ada Proyek Besar di Dalamnya

Rencana PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyalurkan pendanaan sebesar Rp1,5 triliun kepada anak usahanya, PT Arutmin Indonesia (AI), memunculkan perhatian pelaku pasar,

Bank Raya (AGRO) Bidik K-popers, Ada Misi Besar di Baliknya

Sebagai bank digital yang aktif merangkul berbagai komunitas, Bank Raya kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital dengan menjadi Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5

BCA Kucurkan Dividen Interim Termin Pertama Tahun 2026, Cum 15 Juni

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi mengumumkan pembagian dividen interim termin pertama untuk tahun buku 2026 sebesar Rp20 per saham. Pembayaran dividen ini menjadi langkah baru bagi BCA yang untuk pertama kalinya berencana membagikan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru