back to top

KKES Bantah Ada Fakta Material di Balik Lonjakan Saham

Emitentrust.com – PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES) menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham maupun keputusan investasi investor.

Penegasan tersebut disampaikan sebagai jawaban atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan.

Sebelumnya, saham KKES mencatatkan kenaikan signifikan, yakni 5,26% dalam sepekan, 46,3% dalam sebulan, dan 36,3% dalam enam bulan. Namun, pada perdagangan Kamis (16/7), usai menerima permintaan penjelasan dari BEI, saham KKES berbalik melemah hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) di level Rp60 per saham.

Corporate Secretary Melly Elita dalam merespon jawaban atas surat BEI Nomor S-08338/BEI.PP1/07-2026 tertanggal 14 Juli 2026 menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai maupun harga efek Perseroan.

” Selain itu, KKES juga menegaskan tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam ketentuan pelaporan kepemilikan saham perusahaan terbuka, ” tulis Melly dalam menjawab surat BEI pada Kamis (16/7).

KKES juga memastikan tidak memiliki rencana melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk aksi yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham di Bursa dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Perseroan turut menyatakan tidak terdapat informasi atau kejadian material lain yang belum diungkapkan kepada publik.

Lebih lanjut, Perseroan mengungkapkan bahwa pemegang saham utama tidak memiliki rencana mengubah kepemilikan sahamnya di KKES.

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Hijau! MLPT Ngegas ARA Jelang Stock Split

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan sesi I, Kamis (16/7/2026). IHSG menguat 22,49 poin atau 0,37% ke level 6.064,

Direktur TOTL Lego Saham di Harga Rp1.050 per Lembar

Direktur PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL), Saleh, melepas sebanyak 236.700 saham perseroan dengan nilai transaksi sekitar Rp248,54 juta. Penjualan saham tersebut dilakukan pada 14 Juli 2026 di harga Rp1.050 per saham

Pengendali Baru Pinago Utama (PNGO) Mulai Gelar Tender Offer Harga Rp3.584 per Lembar

AEP Nusantara Holdings Limited selaku pengendali baru PT Pinago Utama Tbk. (PNGO) resmi menggelar Penawaran Tender Wajib sebanyak 13.585.100 saham atau sekitar 1,74% dari seluruh saham ditempatkan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru