Emitentrust.com – PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) melaporkan porsi saham free float perseroan meningkat tipis menjadi 44,35% per akhir Mei 2026, setara dengan 6,67 miliar saham. Di sisi lain, struktur pengendalian perseroan tidak mengalami perubahan, dengan Garibaldi Thohir dan Jerry Ng tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) melalui Trinugraha Capital & Co yang menguasai 51,12% saham BFIN.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per Mei 2026, jumlah saham free float BFIN naik menjadi 6.670.818.162 saham dari sebelumnya 6.665.818.162 saham. Dengan total saham tercatat sebanyak 15,04 miliar saham, persentase free float perseroan meningkat menjadi 44,35% dari sebelumnya 44,32%.
Pemegang saham pengendali BFIN masih dipegang oleh Trinugraha Capital & Co dengan kepemilikan sebanyak 7.688.125.938 saham atau setara 51,12% modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Dalam laporan tersebut, Garibaldi Thohir dan Jerry Ng kembali tercatat sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) pada tingkat individu yang mengendalikan BFI Finance melalui Trinugraha Capital & Co.
Pada periode Mei 2026, terjadi sejumlah perubahan kepemilikan saham oleh jajaran manajemen. Direktur Sutadi menambah kepemilikan sebanyak 1 juta saham sehingga total kepemilikannya meningkat menjadi 22 juta saham atau setara 0,15%.
Sebaliknya, Komisaris Lay Sioe Ho tercatat mengurangi kepemilikan sebanyak 6 juta saham menjadi 312,91 juta saham atau setara 2,08% dari sebelumnya 318,91 juta saham atau 2,12%.
Sementara itu, kepemilikan saham treasuri perseroan tetap sebesar 290 juta saham atau setara 1,93% dari total saham beredar.
Dari sisi basis investor, jumlah pemegang saham BFIN tercatat menurun menjadi 11.331 investor pada akhir Mei 2026 dibandingkan 12.057 investor pada bulan sebelumnya, atau berkurang sebanyak 726 pemegang saham.
Perseroan menegaskan perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia dengan mengecualikan kepemilikan saham pengendali, afiliasi pengendali, direksi, komisaris, serta saham treasuri.


