back to top

Grup Bakrie (BUMI) Gelar RUPST Juni 2026, Direksi dan Komisaris Dirombak?

Emitentrust.com – Bumi Resources Tbk (BUMI) emiten grup Bakrie akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 Juni 2026 di Ballroom 1 JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan.

Dalam agenda rapat tahun ini, salah satu yang menjadi sorotan investor adalah pembahasan perubahan dan/atau penetapan kembali susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, RUPST akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan tanggal daftar pemegang saham (recording date) yang berhak hadir ditetapkan pada 25 Mei 2026.

Dalam rapat tersebut, manajemen BUMI akan meminta persetujuan pemegang saham atas laporan pertanggungjawaban Direksi dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025. Selain itu, pemegang saham juga akan diminta menyetujui penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Agenda lain adalah laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap I 2025 hingga Tahap V 2026. Agenda ini dinilai penting lantaran berkaitan langsung dengan strategi pendanaan dan restrukturisasi keuangan Perseroan.

Corporate Secretary BUMI, Irana Candra Mala menyampaikan pemanggilan resmi RUPST telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai informasi PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar USD81,01 juta (sekitar Rp1,37 triliun) sepanjang 2025. Angka tersebut tumbuh 20,05% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan laba bersih pada 2024 yang tercatat sebesar US$67,47 juta.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tidak membagikan dividen pada tahun buku 2024, meskipun laba naik 517,7% year-on-year. Keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Senin 2 Juni 2025.

Artikel Terkait

APLN Tak Bagi Dividen, Laba 2025 Dialihkan ke Bisnis

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025 dan memilih menahan sebagian besar laba bersih guna memperkuat kegiatan usaha Perseroan.

SDPC Setujui Dividen Mini, Ada Komisaris Independen Baru

Millennium Pharmacon International Tbk atau SDPC memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp3 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026.

Investor Asing Diam – Diam Lepas Saham SMGR Senilai Rp7,7M, Kenapa?

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) kembali menjadi sorotan pasar setelah investor asing asal luar negeri, INVESCO FUNDS, melakukan aksi jual jutaan saham Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru