back to top

Buruan! Cum Dividen BCA (BBCA) Hari ini

Emitentrust.com – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan membagikan dividen final untuk tahun buku 2025 Rp 281 per saham.

Adapun cum dividen final BCA di pasar reguler dan pasar negosiasi tanggal 27 Maret 2026 pada hari ini. Cum dividen merupakan tanggal terakhir investor bisa membeli saham emiten untuk mencatatkan namanya sebagai yang berhak memperoleh dividen.

Pada perdagngan hari ii saham BBCA turun 1,82 persen ke level Rp6.750.

Seperti diketahui, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp336 per saham dari laba tahun buku 2025 kepada para pemegang sahamnya.

Manajemen PT Bank Central Asia Tbk menjelaskan bahwa nilai tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp55 per saham yang sebelumnya telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 22 Desember 2025.

“Sehingga sisa dividen tunai per saham untuk tahun buku 2025 yang akan dibayarkan oleh perseroan adalah sebesar Rp281 per saham,” ujar manajemen dalam keterangannya, 13 Maret 2026.

Adapun jadwal pembagian dividen tunai BBCA adalah sebagai berikut:

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 27 Maret 2026

Cum dividen pasar tunai: 31 Maret 2026

Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 30 Maret 2026

Ex dividen pasar tunai: 1 April 2026

Recording date: 31 Maret 2026

Pembayaran dividen tunai: 8 April 2026.

Artikel Terkait

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Cucu Pendiri Astra Grup Borong Saham SRTG Harga Rp1.560 per Lembar

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menyampaikan bahwa Michael W P Soeryadjaya selaku Direktur Utama telah, menambah kepemilikan saham Perseroan sebanyak 219.300 saham

Populer 7 Hari

Berita Terbaru